Archive for the ‘KUNCI KEGAGALAN’ Category

KUNCI KEGAGALAN

8 Oktober 2010

Orang Bijak Berkata Bahwa Hal-Hal Kecil Memang Sepele,
Tetapi Setia Pada Perkara-Perkara Kecil Adalah Hal Yang Besar.

Kita semua tidak ingin gagal. Kita semua menghindari kegagalan. Tetapi rupanya kegagalan sangat akrab dalam kehidupan kita. Banyak target yang tak tercapai, banyak cita-cita yang tak terealisir, dan banyak harapan tinggallah kosong.
Mengapa kita gagal dan tidak mencapai keberhasilan?
Mengapa kita belum berhasil dan menemui kegagalan?
Apakah kegagalan merupakan realitas wajib sehingga keberhasilan dapat kita apresiasikan?
Pertanyaan-pertanyaan di atas sering menghantui kita dan memerlukan jawaban dari kita masing-masing.
Kegagalan tidak terjadi dalam semalam.
Keberhasilanpun tidak dicapai dalam sehari.
Kedua tesis di atas sangat sederhana tetapi juga sangat benar.
Saya teringat ucapan seorang dokter tetangga saya, ketika pulang mengantarkan tetangga kami yang kena serangan jantung ke rumah sakit gawat darurat. Dia berkata bahwa sebetulnya serangan jantung tidak datang dengan tiba-tiba, tetapi bertahun-tahun bahkan berpuluh tahun penyakit jantung telah ditimbun mulai dari merokok terlalu banyak, minum kopi terlalu banyak, malas olahraga sehingga sedikit demi sedikit pembuluh darah semakin menyempit.
Akhirnya sedemikian sempitnya sehingga kegagalan jantung terjadi. Benarlah bahwa kegagalan jantung tidak terjadi dalam semalam melainkan ditumpuk bertahun-tahun, sedikit demi sedikit.
Keberhasilanpun berlangsung dengan modus yang sama, sedikit demi sedikit keberhasilan ditumpuk sedemikian rupa sehingga keberhasilan itu lama kelamaan besar.
Secara teoretis jika seseorang mempelajari lima kata bahasa inggris perhari maka dalam setahun dia akan memiliki hampir dua ribu kosa kata dan dalam lima tahun pasti bisa menguasai sepuluh ribu kosa kata. Tetapi berapa banyakkah orang yang lulus perguruan tinggi mampu berbahasa inggris dengan lancar? Tidak banyak.
Mengapa? Karena mereka gagal menghafal lima bahasa inggris perhari. Masih banyak contoh dapat kita berikan tentang kebenaran tesis bahwa keberhasilan adalah kemampuan mengambil langkah-langkah kecil untuk mencapai hasil yang besar.
Dan bahwa kegagalan adalah ketidakmampuan menghindari hal-hal kecil sampai ia menumpuk sedemikian besar dan tak terhindarkan lagi konsekuensinya.
Maka rahasia kegagalan adalah gagal mengucapkan selamat pagi. GAGAL MENGUCAPKAN SELAMAT PAGI. GAGAL MENGUCAPKAN TERIMA KASIH, GAGAL MINTA MAAF, GAGAL MENGURANGI SEPIRING NASI DARI DIET HARIAN, GAGAL MEMBERI PERHATIAN PADA SEORANG STAFF, GAGAL MENGUSULKAN KENAIKAN PANGKAT ANAK BUAH, GAGAL TERSENYUM, GAGAL BEROLAHRAGA SETENGAH JAM PER HARI, GAGAL SHOLAT SEPULUH MENIT PER WAKTU, GAGAL MEMBAWA MOBIL KE BENGKEL UNTUK SERVIS RUTIN, GAGAL MENABUNG 5% DARI PENGHASILAN PER BULAN, GAGAL MENUTUP MULUT DARI UCAPAN TAK BERMUTU, dan ribuan kegagalan kecil lainnya.
Tak kurang Johann Wolfgang Van Goethe pernah berkata:
“Thinking is easy, acting is difficult, and to put one’s thought into action is the most difficult thing in the world”.
Semoga kita, diberiNya kekuatan dan kebijaksanaan melakukan hal yang tersulit ini.

Iklan