Archive for the ‘HAWA’ Category

HAWA

13 Maret 2011

HAWA…taukah anda apa itu hawa?susah sekali jika menjelaskan hawa dengan gamblang…intinya hawa itu keinginan dalam arti luas…dari keinginan yang besar sampai keinginan yang sekecil abu…itulah hawa menurut istilah…tentang hawa disini saya berpendapat…dan disini saya berpendapat bahwa setiap keinginan itu memiliki gelap dan terang dalam di…ri…benarkah? benarkah? benarkah? tunggu… akan saya beri contoh…ketika saya ingin mencuri,gelapnya : saya akan mengambil hak orang menjadi pencuri yang egois memikirkan diri sendiri,terangnya : itu baik untuk saya karena saya butuh,ketika saya ingin memberi sedekah ke pengemis,terangnya : saya akan menjadi sang penolong yang katanya ikhlas,gelapnya : selalu pamrih, katanya sich ikhlas, tp jika sedekah itu dibuat mabuk, judi, main cewek, atau lebih parah lagi buat beli pisau bunuh diri, ikhlas itu hilang menjadi pamrih,ketika saya ingin kaya,terangnya : baik untuk hidup saya, baik untuk saya agar bisa sedekah pula,gelapnya : saya memiskinkan orang lain, ada kaya ada miskin, ketika saya banyak harta maka akan tersisa sedikit harta yang bisa diambil orang (ternyata saya egois)ketika saya pengen belajar,terangnya : saya menjadi tau,gelapnya : saya menciptakan ketidak tau an, banyak orang lain yang tidak tau apa yang saya tau (ternyata saya lebih egois dari yang saya tau)

ketika “saya ingin menulis ini”,terangnya : saya ingin memberitahukan apa yang saya tau, agar ilmu itu manfaat,gelapnya : saya ini egois, sok tau, sok paling benar, dll, (ternyata saya super super egois)kesimpulan : di dalam keinginan yang katanya buruk menyimpan kebaikan, di dalam keinginan yang katanya baik menyimpan keburukan, bahkan dalam keinginan yang katanya netral pun memiliki baik dan buruk… (saya yang super super super egois ini sok menyimpulkan)sekarang saya tanya, benarkah? benarkah? benarkah? benarkah? benarkah? benarkah?jika anda menyalahkan berhentilah baca… (disini saya benar-benar menjadi egois)sekarang saya ingin memberitahu pemahaman saya… (sang egois tiba-tiba pusing)saya gambarkan keinginan itu lingkaran… (saking egoise sampai tidak tau kenapa tiba-tiba menggambar)saya gambar di dalam lingkaran itu warna hitam dan putih perlambang gelap dan terang di dalam diri… (saking saking egoise sampai menggambar yang tidak jelas)di dalam lingkaran maksudnya di dalam keinginan… (over dosis egois)terdapat hitam dan putih maksudnya gelap dan terang di dalam diri… (stres egoisnya)eh… tunggu sebentar… bukannya itu gambar yin dan yang? (mulai gila)ya begitulah menurut pemahaman saya… (menggila di alun-alun)bukannya yin dan yang itu pemahaman orang budha? (ngomong sendiri)kayanya sich iya… (tanya sendiri jawab sendiri)setelah anda tau klo semua ini ajaran agama budha, masihkah anda membenarkan? masihkah anda membenarkan? masihkah anda membenarkan? masihkah anda membenarkan?jika anda menyalahkan berhentilah baca… (pingsan sudah)jika gambar lingkaran dan isinya itu hawa, maka kosong / putih di luar gambar itu budi… (sudah pingsan jadi sudah tidak sadar, tapi karena egois jadi saya bilang dibawa orang)kosong itu awal… (awalnya diangkat orang, katanya sich orang yang tidak egois)awalnya kosong… (awalnya orang tidak egois itu dari mobil-mobil an)mau berakhir dengan bergambar / berakhir dengan kosong itu terserah anda… (karena saya egois jadi masuk mobil, sambil pingsan)yang jelas kosong (budi) itu bisa seperti ini : (mobilnya diam, aspalnya tiba-tiba jalan)kosong rasa nya badan = tidak merasakan dengan alat indra = matinya alat indra… (RSJ di depan mata, mataku nutup ni)kosong pikiran = tidak berpikir… (ketemu suster cantik namanya indra egois, aku tiba-tiba sadar)kosong rasa (perasaan) = tidak merasa apa2 (perasaan)… (jatuh egois ke suster)dll… (rayuan egois langsung keluar)seperti itulah kosong jika dijabarkan… (dapat dech pelukan egois suster)tapi kosong itu intinya ya cuma 1… (aku diangkat dan di masukkan kamar oleh suster egois)kosong mlompong atau suwung… (dikunci sendiri dalam kamar dan berteriak “woi kenapa aku dikurung, memangnya aku ini gila apa, dasar orang egois”)ketahuilah ketika aku menulis ini aku egois… (kisah egois)maafkan aku yang egois ini… (the egois the end)

by, nugraha edy w

Iklan