MENAHAN LAPAR KARENA MENGHORMATI TAMU


KAMPUS SAMUDRA ILMU HIKMAH

Pada suatu malam, ketika Rasulullah saw. tengah berkumpul dengan para sahabat, datanglah seseorang yang tengah kelaparan. Rasulullah lalu menanyakan kepada istrinya apakah ada sesuatu yang bisa diberikan kepada orang yang kelaparan itu. Namun, saat itu, Rasulullah sama sekali tidak punya persediaan makanan. Akhirnya, Rasulullah menawarkan kepada para sahabat, barangkali ada yang bisa menjamunya.

“Adakah di antara kalian yang malam ini bersedia menjamu tamu kita ini?” tanya Rasululullah.

Seorang sahabat dari kaum Anshar segera berdiri dan berkata, “Biarlah ia dijamu di rumah kami ya, Rasulullah.”

“Baiklah kalau begitu. Aku percayakan tamuku kepadamu,” ujar Rasulullah.

Orang Anshar itu lalu pergi menuju rumahnya dengan diikuti sang tamu. Ketika sampai di rumahnya, orang Anshar menyediakan tempat untuk beristirahat sang lamu.

“Beristirahatlah dulu, Saudara. Aku akan menyuruh istriku memasak untukmu,” ujar orang Anshar kepada tamunya.
“Baik. Terima kasih atas semua kebaikanmu. Semoga Allah Swt. membalas kebaikanmu dan memuliakanmu,” ucap sang tamu.

Orang Anshar itu hanya tersenyum. Setelah mengantar tamunya ke ruang istirahat, orang Anshar itu segera menemui istrinya.

“Aku membawa tamu Rasulullah saw. dan aku ingin sekali dapat menjamunya dengan sebaik-baiknya. Apakah kau punya makanan, Istriku?”

Istrinya menjawab, “Demi Allah! Kita tidak mempunyai banyak makanan. Mungkin hanya cukup untuk makanan anak-anak kita.”

“Kalau begitu, tidurkan dulu anak-anak kita. Lalu sementara kau memasak, aku akan mengajak tamu itu berbincang-bincang. Jangan lupa, pada saat kau nanti hendak menghidangkan makanan di depan tamu kita, padamkan lampunya supaya ia tidak melihat bahwa kita punya makanan yang hanya cukup untuknya.”

“Bukankah kita harus menghormati tamu dengan menemaninya makan?” tanya istrinya.

`Ya, aku akan menemaninya dengan berpura-pura mengunyah makanan. Ia pasti tidak akan melihat karena ruangan ini akan sangat gelap. Saat kau menghidangkan makanan, katakan kepadanya bahwa kau akan pergi untuk memperbaiki lampunya.”

Pada malam itu, keluarga orang Anshar tersebut menahan lapar demi membuat tamunya merasa kenyang dan puas dengan pelayanan mereka. Allah Swt. Maha Melihat peristiwa yang terjadi di rumah orang Anshar tersebut. Sehubungan dengan peristiwa itu, Allah menurunkan firman yang berbunyi:

“Dan orang-orang (Anshar) yang telah menempati Kota Madinah dan telah beriman sebelum (kedatangan) mereka (Muhajirin), mereka mencintai orang yang berhijrah ke tempat mereka. Dan mereka tidak menaruh keinginan dalam hati mereka terhadap apa yang diberikan kepada mereka (Muhajirin); dan mereka mengutamakan (Muhajirin), atas dirinya sendiri, meskipun mereka juga memerlukan. Dan siapa yang dijaga dirinya dari kekikiran, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. ” -QS Al-Hasyr ayat 9

Melalui wahyu tersebut, Rasulullah saw. mengetahui kebaikan orang Anshar pada saat menjamu tamunya. Keesokan harinya, beliau memanggil orang Anshar tersebut dan menyampaikan penghargaan dari Allah melalui firman-Nya atas semua kebaikan yang dilakukannya. Tidak ada kebahagiaan yang lebih baik bagi orang Anshar, selain apa yang dilakukannya mendapat ridha dari Allah Swt. Karena dengan ridha Allah, urusan apa pun, termasuk urusan rezeki akan menjadi mudah.

“Allah Swt. Maha Melihat orang yang berbuat kebaikan. Dia tidak akan melalaikannya dan pasti akan membalasnya, baik di dunia maupun di akhirat. ”

Tag: , ,

12 Tanggapan to “MENAHAN LAPAR KARENA MENGHORMATI TAMU”

  1. Arwan'K Wija tho BONE Says:

    4 KALIMAT DAHSYAT MULTI FUNGSI.

    Bila ilmu ini tlh menyatu dengan sempurna maka akan mempunya daya sabda jadi.
    Mohon berhati hati dalam setiap ucapan dan tindakan.

    Ini rupa ilmunya :
    ¤ SIMPUTIH_KASIMPUTIH_FASIMPUTIH_SAN’IMPUTIH ¤

    arti dari kalima perkalimatnya,
    Simputih = macan putih,
    Kasimputih = rimbah macam putih,
    Fasimputih = ganasnya macam putih,
    San’imputih = seluruh macam putih menjadi satu.

    PENYATUAN ILMUNYA :

    1.dahului dengan sunat salat hajat 12 rakaat dan akhiri dengan salat sunat witir.
    2.tawassul (lihat di salawat rahasia
    3.basmalah 1x,syahadat 10x tahan nafas dan salawat 10x juga tahan nafas.
    4.zikirkan setiap kalimatnya 444x dan selingi bacaan Al Fatihah 14x di setiap kalimatnya.
    Contoh : simputih 444x lalu sambung bacaan Al Fatihah 14x lalu kalimat berikutnya 444x dan sambung lagi bacaan Al Fatihah 14x begitu seterusnya.
    Lakukan cara ini selama 7 hari dan lanjutkan 3 hari berikunya menzikirkan ke empat kalimat tersebut tampa diselingi lagi bacaan Al Fatihah serta di baca secara bersambung.
    Contoh :
    (Simputih_Kasimputih_Fasimputih_San’imputih) 1000x selama 3 hari tersebut.
    5.lakukan penyatuan tersebut di depan cermin,jarak antara cermin dengan anda adalah satu jengkal.
    Zikirkan sambil melihat wajah anda di cermin jadi mata tetap terbuka.
    Dan jangan kaget bila saat zikir cerminnya retak itu berarti ilmunya tlh benar-benar tlh masak di badan bila ini terjadi maka hentikanlah zikirnya walaupun waktu penyatuannya belum sampai.
    Hal ini jarang sekali terjadi jadi jangan kwatir bila anda tidak mengalami hal tersebut,Insyah Allah ilmunya tetap masuk.

    APLIKASINYA :
    Baca ke empat kalimat tersebut secara bersambung 3x tahan nafas di sertai niat anda untuk apa.

    Beberapa aplikasinya selebihnya silahkan dikembangkan.
    1.pengasihan khusus bc 3x sambil menatap matanya,bila umum tatap cakra ajnanya.
    2.mengunci omongan orang bc sambil menatap kerongkongannya.
    3.mengunci gerak musuh secara keseluruhan bc sambil menatap cakra pusarnya.
    4.agar pasangan tdk selingkuh bc lalu tiupkan ke alat vitalnya setelah berhubungan.
    5.dll

  2. Arwan'K Wija tho BONE Says:

    Menurut pengalaman saya ilmu di atas lebih dahsyat dari ASR dan RDR manapun

  3. tunas bangsa Says:

    guru arwan k wija tho bone ada amalan ilmu ragasukma tidak kalo punya ijazahin dong?…

  4. Rangga wuni Says:

    qobiltu…

  5. Arwan'K Wija tho BONE Says:

    Silahkan

  6. mastis Says:

    ..qobiltu.kang arwan .ilmu 4 kalimat dasat multifungsi smoga barokah amiiiin………

  7. mpu gandring Says:

    qobiltu ustad ilmu empat katanya….saya heri apriyanto dan wakhali,pemalang…

    • Arwan'K Wija tho BONE Says:

      Silahkan
      semoga bermanfaat

      • Arwan'K Wija tho BONE Says:

        Sebaiknya sebelum mengamalkan ilmu di atas,amalkan dulu mandi dengan media jeruk purut seperti yang telah di posting.
        Ilmu yang saya posting itu semuanya berangkai

  8. ubanan Says:

    ijin mengaman kang Arwan’K Wija tho BONE, alfatihah sent

  9. Arwan'K Wija tho BONE Says:

    Silahkan.
    Semoga bermanfaat

Komentar Sobat KSIH

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: