Siapa di hati kita?


Diceritakan juga bahawa pada suatu ketika Khalifah Umar Al-Khattab ingin menguji seorang budak gembala kambing di sebuah padang pasir. “Boleh kau jualkan kepadaku seekor daripada kambing-kambing yang banyak ini?”

“Maaf tuan, tidak boleh. Kambing ini bukan saya yang punya. Ia milik tuan saya. Saya hanya diamanahkan untuk menjaganya sahaja.”

“Kambing ini terlalu banyak dan tidak ada sesiapa selain aku dan kamu di sini. Jika kau jualkan seekor kepadaku dan kau katakan kepada tuanmu bahawa kambing itu telah dimakan oleh serigala, tuanmu tidak akan

mengetahuinya,” desak Saidina Umar lagi, sengaja menguji.

“Kalau begitu, di mana ALLAH?” ujar budak itu.

Saidina Umar terdiam dan kagum dengan keimanan yang tinggi di dalam hati anak kecil itu. Walaupun hanya seorang gembala kambing yakni pekerja bawahan, tetapi dengan kejujuran dan keimanannya, dia punya kedudukan yang tinggi di sisiALLAH. Jelas ada DIA di hatinya.

Iklan

6 Tanggapan to “Siapa di hati kita?”

  1. sue Says:

    minta izin di share bersama

  2. HackCool Yakin Says:

    klo pemimpin kita seperti pengembala ini pasti gk akan ad yang korupsi…

  3. tutik Says:

    artikel yang bagus. mohon ijin copas. maturnuwun

  4. popeyejangkrik Says:

    Subhanalloh…
    Mudah2an insya alloh kita smua bsa sprti anak penggembala itu..

Komentar Sobat KSIH

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: