Aku Masih 13 Tahun


Pangeran Sukemilung

0852.6846.8720

rico_endo@yahoo.com

 

Assalamu’alaikum wr wb….salam ta’dhim saya haturkan kepada semua sesepuh dan pengampuh, salam sayang penuh cinta untuk semua santri dimanapun kalian berada.

 

Para Hikmater….silahkan membaca tulisan ini dengan tenang. Ambil posisi yang menurutmu enak. Jika memungkinkan siapkan secangkir kopi dan buhur kesukaanmu. Saya akan bercerita saja saat ini….silahkan disimak…..

 

Hari minggu  tanggal 19 Juni 2011, sekitar pukul  14.00 wib…saya mendapat sms. Isinya sederhana, hanya minta ilmu karena lagi ada masalah sama teman. Saya suruh dia membaca

ayat Qursyi saja dengan tata cara tertentu…walah, dia nolak katanya ga ada waktu dan ga sempat soalnya udah mau siap-siap berantem. Maunya ilmu kebal bacok dan kuat pukulan. Lho sebetulnya yang sms ini siapa ? Saya kejar balik…akhirnya terbuka juga. Dengan jujur dia ini bercerita kalo masih berusia 13 tahun dan masih duduk di SMPN 2 Cileungsi kelas 3. Niatnya cari ilmu agar saat berantem sama temannya dia ada nyali dan bisa menang. Itu saja….!!! Sesaat saya tertegun, bingung harus memberikan solusi bagaimana…..??? Ga lama dia sms lagi…sekali ini minta ilmu pellet dan pengasihan karena suka sama teman ceweknya. Brakkk….saya ngurut dada. Seinget saya umuran kayak dia saya masih suka celana pendek dan selempang sarung kalo pergi ngaji ke Mushollah. Masih suka di kejar sama Bapak almarhum kalo ketauan bolos ngaji. Saat itu hapalan pun masih Juz amma. Belum ngerti yang Namanya Hizib atau Asma….

 

Hal yang sama terjadi juga dikeluarga saya….ada anak tante yang suka sekali ngumpulin amalan dari Blog. Kadang kalo saya mampir kesana, adik-adik saya dengan bangga bercerita kalo barusan dapat ilmu baru dan udah QOBILTU sama yang posting. Artinya mereka ber haq untuk mengamalkan ilmu itu. Percaya ga…ilmu yang mereka kumpulin dari blog sudah menyamai 1 rim kertas hvs. Semuanya terkumpul rapi dan dijilid. Malah sudah di pilah-pilah berdasarkan jenis ilmunya. Ada pengasihan, ada Ilmu Terawangan, ada ilmu Pengobatan, ada ilmu manggil jin…..yang lucunya mereka juga QOBILTU sama Pangeran Sukemilung. Malah postingan saya dijilid tersendiri. Judulnya juga keren : KUMPULAN AMALAN ABANG PANGERAN SUKEMILUNG ditambah fhoto saya yang pake jubah. Pantesan saja…saya suka dibawain rokok kalo mereka kerumah dan Tanya-tanya soal ilmu. Soalnya ada maunya….! Kurang-kurang beberapa kitab saya di bawa pulang.

 

Fenomena ini pun masih saya temui saat mondok dulu…namanya santri pasti bertemu dengan hal-hal yang ber bau supranatural. Ga perduli dia masih bocah bau kunyit atau bangkotan bau tanah, semuanya mempunyai keinginan untuk mencari sebanyak mungkin pengetahuan. Terutama hal-hal yang ghoib tadi. Nah…bagusnya kalo di pondok, fenomena ini bisa diredam oleh para Ustadz. Mereka disuruh hapalin dulu kitab-kitab kalo mau Ijazah. Karena sudah diiming-imingi begitu, bocah-bocah bau kunyit tadi semangat sekali menghapal. Anehnya…semakin banyak hapalan dan semakin banyak pemahaman, justru santri bau kunyit tadi berobah orientasi ilmunya. Malah santri-santri yang bandel aja yang masih tetap mengejar Ijazah spektakuler, tajam dan terpercaya itu. Dan dikelas mereka banyak ngantuknya dari pada nyimak pelajaran. Lha…soalnya malam hari udah habis waktunya buat wiridan.

 

Inilah yang terjadi dengan diri kita sekarang. Tanpa sadar kebiasaan kita tadi dilihat oleh para Yunior. Ga percaya ?? Saat  di warnet perhatikanlah, pasti ada bocah-bocah yang membuka blog supranatural. Mata-mata mereka melotot, dengan wajah sumringah. Benak mereka berisi khayalan bahwa sebentar lagi bakal jadi orang sakti, kaya dan terkenal. Kalo sudah begini kita harus menyalahkan siapa ?? Ya…salahkan diri kita karena ga bisa memberikan solusi yang baik untuk para yunior tadi. Dalam Qolbu kita sedikit sekali niat untuk berdakwah. Padahal kalo mau kita mampu untuk itu. Yang jadi masalah adalah sering kali kita merasakan rendah diri karena tidak memahami satu bidang ilmu. Yang kita pahami hanyalah bagaimana caranya bisa menjadi sesuatu seperti yang ada dalam pikiran kita. Maksud saya, kebanyakan kita tidak ingin menanam dari awal hanya mau metik hasil. Ga mau capek belajar dengan berbagai alasan, tapi begitu di ajak cari kyai sakti…hayooo !!!

 

Padahal ini berguna sekali untuk bekal kita, baik itu dalam kehidupan social maupun dalam menghadapi problem kita sendiri. Saya ingat sekali saat kakek saya meninggal…adik-adik ibu saya yang laki-laki ga ada yang bisa mimpin baca yasin. Semuanya bingung dan sibuk sama dirinya sendiri…saat itulah ibu saya minta saya maju pimpin doa dan yasin.Waktu saya kasih tausiah dikit sekedar menenangkan mereka, semuanya langsung histeris.Menangis !! Padahal saya pun luar biasa menenangkan diri agar tidak ikutan menangis. Kejadian seperti ini pun masih berlanjut saat Bapak meninggal. Saat itu saya masih dinas di Jambi, untung saja malam itu istri saya ambil inisiatif. Dengan tegar dia meminta adik-adik saya untuk tenang dan mulai berdoa.

 

Kata-kata HIKMAH sering sekali diartikan dengan mempelajari ILMU HIKMAH…padahal zaman dahulu para pendekar pondok berlatih ilmu Hikmah setelah mereka selesai belajar ( Ngaji.red ). Saat mereka diminta Kyai untuk berpuasa, mereka mengerti Hakekat puasa tadi. Saat mereka membaca wirid / amalan, mereka juga mengerti makna yang tersirat didalam bacaan itu. Sayangnya dimasa kini…jarang sekali kita bisa memahami dengan pemahaman seperti mereka. Bagi kita…selesai puasa bisa sakti, selesai riyadhoh bisa demonstrasi. Ajiib !!

 

Padahal kata-kata HIKMAH itu bisa diartikan BIJAKSANA. Dalam artian diharapkan akan tumbuh sifat-sifat baik saat kita menerapkan pelajaran tadi didalam kehidupan. Bukannya malah petantang-petenteng jadi jagoan.Lho…jadi kemana niat belajar tadi ?? Saya ingat, saat Almarhum guru KH.Ali Umar Toyyib masih bersama kami…suatu hari ba’da Asar saya duduk bersama beliau. Saat itu saya menangis karena merasakan beban batin yang sangat luar biasa.Beliau mengusap-usap punggung saya sambil berkata,” perbaiki hubunganmu dengan Allah SWT, maka Allah SWT akan memperbaiki hubunganmu dengan manusia !”

 

Apapun itu yang kelak kita jumpai didalam kehidupan, baik manis, pahit, asin…seperti apapun bentuknya bisa kita hadapi dengan ketenangan seorang Hamba Allah. Ilmu apapun sejatinya menuntut kita menjadi bijaksana. Selama masih dalam jalur Ilahiyah. Artinya kita menjaga perilaku lahir dan batin. Ilmu menjadi KERAMAT karena perilaku kita, secara otomatis orang pun akan mengingat kita sebagai pribadi yang mulia. Jika sifat-sifat mulia dan bijaksana tadi terpatri kuat didalam jiwa, kelak tanpa bicarapun kita bisa berdakwah. Banyak cara untuk Dakwah…di dalam kampus inipun jika kita berniat untuk itu pasti BISA. Namun bukannya tanpa tantangan…pasti kita akan menemui hal itu. Pikiran-pikiran negative pasti timbul dari segelintir oknum. Itu sudah sunatullah, dimana ada kebaikan pasti muncul keburukan. Bahkan keburukan sebetulnya selangkah lebih dulu dari kebaikan. Tinggal bagaimana cara dan sikap kita menanggulangi hal itu.

 

Bagi para HIKMATER sudah seharusnya menambah pengetahuannya tidak hanya sebatas wirid dengan segudang faedah, tapi juga mengerti Ilmu Syare’at. Pengetahuan ini pasti berguna untuk anak-anak kita nanti. Jika HIKMAH KEBIJAKSANAAN itu tidak kita miliki, bayangkan apa yang kelak terjadi dengan anak-anak kita ?? Pribadi seperti apa yang akan di punya anak-anak kita..?? Blog KWA ini menurut survey merupakan Blog Supranatural terbesar di dunia. Pembacanya puluhan juta. Dengan kapasitas seperti itu, jika informasi yang disampaikan mentah atau melenceng malah akan jatuh korban dari orang awam. Maka dari itu marilah kita menjaga anak-anak kita dari keburukan yang akan timbul. Benteng terdepan adalah diri kita. Sebagai Bapak, kakak ataupun yang di tuakan dalam rumah tangga, sudah semestinya kita bisa mengarahkan yang terbaik untuk anak-anak kita. Kitalah yang harus menjadi tempat sharing pertama untuk mereka. Dengan pengetahuan yang bagus dan penyampaian yang santun, nasehat itu akan bisa sampai ke hati mereka.

 

Hmmm….capek juga bicara terus. Insya Allah, jika masih ada umur saya sambung lagi. Silahkan para Hikmater masuk kelas lain. Mungkin ada yang menarik dikelas sebelah. Jangan sia-siakan ucapan QOBILTU jika tidak bisa kita manfaatkan. Mohon di maafkan jika cerita ini membuatmu tersinggung. Sejujurnya saya hanya ingin mendekatkan HATI saja kepada semua sahabat yang ada disini.

 

Semoga cerita ini berguna bagimu. Izinkanlah saya dan semua keluarga serta guru dan mursyid menjadi bagian yang terindah bagimu. Apapun itu bentuknya, sesungguhnya kita mencintai kebaikan. Tugas kitalah untuk menarik para sahabat yang terperosok.Agar kembali bangkit..

Terima kasih atas respon yang ada.Barakallah fikum. Jazakumullah bi ahsanil jaza. Wassalam.

 

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

Iklan

25 Tanggapan to “Aku Masih 13 Tahun”

  1. Nawiazky Says:

    Petramax….???? Materinya mantaap pak Dosen walau materinya sepertinya utk kampus sebelah namun tetap enak dan mantap untuk di share di KaSIH….

  2. Pangeran Empat Says:

    siiiiiiiiiiip kang…

  3. Joko Sabar Says:

    Absen,Ijin nyimak dan salam salim untuk semuanya.

  4. Alimudin Says:

    Artikelnya mantap sekali guru, ijin menyimak

    Absen pagi dulu

  5. Tunggal Jagad Says:

    Jati diri.. Ya pencarian jati diri.. Berada di usia remaja atau ABG kondisi psikologis anak msh labil. Ujar ujar mencari jati diri mulai dilakukan. Meniru, menyontek gaya atw karakter orang2 tertentu yg dianggap idola bagi mereka seolah menjadi sesuatu yg wajib dilakukan.. Blm lg zaman serba internet skrg bukan suatu hal yg sulit dlm mendapatkan informasi yg diinginkan.. Kondisi yg seperti ini perlu penanganan yg extra serius dari keluarga, setidaknya sedikit bnyak aktivitas remajanya perlu diperhatikan.. Usahakan jgn ada larangan secara lgsg setiap aktivitas remaja2 tsb, tp harus ada pengarahan yg jelas agar sisi positivenya tidak terabaikan oleh mereka..

  6. kriscahyo Says:

    bijak…sangat bijak,,,kata itu yg pantas untuk ungkapan mutiara hikmah diatas,,mohon petunjuknya sllu ki bagi kami yg msh belajar ,mengenal hakikat ilmu hikmah.

  7. masagus Says:

    ass wr wb
    salam persaudaraan
    terima kpd Pangeran Sukemilung yg telah
    mengingatkan kpd kita semua, postingan ini cukup bagus
    sbg bahan renungan dan repleksi diri
    akan tujuan kita belajar ilmu Hikmah
    kalo sy sendiri waktu abg atau remaja justru takut
    belajar ilmu hikmah , krn wktu itu ada tetangga masih abg
    belajar ilmu hikmah malah jadi stress
    akhirnya kluarga melarangnya
    baru skrng mau belajar dah kepala 4,
    tapi ada hikmahnya juga

  8. Hendi Says:

    Izin nyimak. . . Lg belajar, mohon bimbingan.

  9. songosongo Says:

    Assalamu’alaiku wr.wb…ki
    sebuah wejangan yg bijak, semoga selalu dapat mengingatkan saya akan tujuan saya dalam mengenal ilmu hikmah.

  10. Harry firmansyah (Sang peminta) Says:

    Subhanallah…
    Nuwun njih ki pencerahannya…
    Salam rahayu..

  11. gembong99 Says:

    Asslm..
    ki apa dulu yg harus disiapkan agar diri ini siap terhadap ilmu hikmah itu?
    terima kasih..
    wasslm..

  12. Panji Anom Sumunar Says:

    SEKELUMIT TENTANG ILMU JIWA PERKEMBANGAN. Pemberian pendidikan kepada anak-anak akan dapat sempurna bila: A.Disesuaikan dengan perkembangan jiwanya. B.Disesuaikan dengan alam sekitarnya/lingkungannya. C.Disesuaikan dengan bakatnya. Setiap periode perkembangan mempunyai sifat yang berlainan/berbeda. Perkembangan jiwa anak-anak di bagi sebagai berikut:

  13. Panji Anom Sumunar Says:

    1. Umur 0~2,5 th,di sebut: vitale periode (periode vital).Perkembangan rohani pd periode trsbt kurang nampak tetapi perkembangan jasmaninya tampak jelas perubahannya.(sbg contoh:bayi yg baru dilahirkan berat badannya krng lebih skitar 3~4 kg.setelah mencapai umur 1 thn,berat badannya akan bertambah menjadi sktr 8~10 kg,tetapi perkembangan kecerdasannya belum nampak begitu jelas.

  14. Panji Anom Sumunar Says:

    2.Umur 2,5~6 thn,di sebut periode keindahan.Perkembangan jiwa anak-anak pd periode trsbt diliputi oleh rasa keindahan,suka meniru,suka berbuat sprti yg di lihatnya,suka menari-nari dan bernyanyi,suka membuat tiruan sebagai contoh: kursi di jadikan mobil atau kuda pacuan dll.membuat rumah-rumahan dari tanah atau dari batu yg di tumpuk-tumpuk,membuat taman-tamanan,saluran-saluran air,menggambar apa yg menjadi angan-angannya yg menarik hatinya meskipun belum sempurna.memberi warna-warni pd gambar yg dilihatnya sesuai dgn rasa keindahannya.Hal trsbt perlu mendapat perhatian dan bimbingan khusus di Taman Kanak-kanak (TK).

  15. Panji Anom Sumunar Says:

    3. Umur 6~12 thn,disebut: Intelectual Periode (periode sekolah,periode mencari ilmu).Pada usia trsbt anak-anak mulai tertarik perhatiannya kpd persoalan yg konkrit(nyata).Mulai terbuka alam pikirannya,ingin mengenal alam sekitarnya(dunia luar) dgn segala isi dan rahasianya. Waktu berumur 10~12 thn,fantasi hidupnya mulai tumbuh subur.seringkali berangan-angan tinggi,mimpi sbg pahlawan,sbg penerbang yg gagah berani,sbg pembalap,sbg akrobat yg ulung dan lain-lainnya yg hebat-hebat. Sbg contoh: bila membaca buku,yg di gemari yg hebat-hebat pula ceritanya,sprti: cerita kepahlawanan dll. kemauannya keras utk menjadi juara dan menjadi perhatian,membual,suka nguping/mendengarkan,serba ingin tahu dan jg sok tahu.lalu menceritakannya yg di dengarnya dgn bualan dan tambahan fantasinya.

  16. Panji Anom Sumunar Says:

    Dalam masa inilah,sbg orang tua(pendidik) hrs memperhatikan,membina,menyalurkan,mengisi perkembangannya sebaik-baiknya utk mencapai kedewasaan jiwanya sang anak.Bakat yg telah diketahui hrs dikembangkan dgn jalan memberikan kesempatan berkembangnya jiwa sang anak sbg contoh: dengan menyediakan peralatan(yg suka melukis disediakan kertas,pensil berwarna/cat air,yg suka menukang ya di sediakan gergaji,pahat,ketam,papan kayu sekedarnya dll. Bagi anak perempuan yg suka menyulam ya disediakan peralatannya sprti: benang dan haknya,bagi yg suka memasak disediakan buku resep masakan,bagi yg suka menjahit disediakan buku mode pakaian dan peralatannya,dll.Bakat yg telah terlihat di pupuk terus dan disertai bimbingan seperlunya,tanpa paksaan dan tekanan tetapi lebih diberikan kebebasan utk mengembangkan sndiri,bimbingan dan memberi kepercayaan kpd diri sendiri (Tut Wuri Handayani).

  17. Panji Anom Sumunar Says:

    4. Umur 13~18 thn,disebut:Puberteits periode (periode puber=akhil balig).Kesukaannya bergaul dgn teman yg sebaya umurnya,mulai tertarik perhatiannya kpd organisasi,berusaha mengadakan perkumpulan/pertemuan utk olah raga,kesenian,rekreasi dll.Pada masa puber(masa remaja),anak-anak remaja ini biasanya suka mendewa-dewakan,menulis buku harian,menulis puisi,berkirim surat/bersurat-suratan dll.Sbg orang tua perlu memperhatikan perubahan tingkah lakunya dan memberikan dorongan perkembangannya yg positif,sbaliknya bila perkembangannya yg kira-kira akan merugikan(negatif) hrs segera di peringatkan dgn rasa cinta kasih dan dicarikan solusi/jalan keluarnya ke arah yg bisa menyelamatkan jiwanya,sprti:olah raga,kesenian,ketrampilan elektronik/mesin,berkebun,peternakan dll.

  18. Panji Anom Sumunar Says:

    Apakah yg perlu mendapatkan perhatian dari orang tua (pendidik) di masa periode trsbt? Nilai moral lah yg perlu slalu mendapat bimbingan seperlunya,sbb bila salah jalan,kurangnya perhatian dan pengawasan dapat menimbulkan hal-hal yg merugikan,sbg cntoh: salah bergaul dan menjadi kelompok yg menjalankan kejahatan,ngebut di jalan raya(ugal-ugalan bila naik motor di jalan raya),suka menghina,suka menggoda bahkan tak jarang bisa berakibat dlm tindakan penganiayaan thd orng lain/lawan jenis,itu merupakan pelanggaran perbuatan yg tdk/kurang susila dan melanggar norma-norma agama dan hukum negara,bila telah terlanjur mendarah daging,amat sulit disadarkan kembali.

  19. Panji Anom Sumunar Says:

    5. Umur 18~24 thn,disebut masa penyempurnaan.Penyempurnaan watak ini kurang mendapat perhatian di sekolah-sekolah.Tempat sebagai penyempurnaan adalah di masyarakat dgn jalan pergaulan dlm organisasi pemuda atau organisasi kemasyarakatan yg lainnya.

  20. Panji Anom Sumunar Says:

    6. Umur 24~30 thn,di sebut: periode integrasi,yaitu waktu teruna dlm mencapai kebulatannya/mulai menginjak kedewasaannya. sikap hidup dan pandangan hidupnya telah menjadi mantap,stabil,tdk goyah lagi. Rasa tanggung jawab telah dimilikinya,kebebasan,keberanian bertindak dgn menanggung segala resikonya secara konsekwen. Mengenai kemantapan,kedewasaan jiwa ada yg di bawah umur 30 thn dan jg ada yg di atas/setelah lewat umur 30 thn. biasanya utk umur 30 thn ke atas telah mencapai kedewasaan jiwa/kemantapan kepribadiannya. Dalam hal pendidikan agama,budi pekerti,pendidikan umum,sopan santun (kesusilaan di masyarakat) yaitu etika dlm pergaulan di masyarakat,perlu sekali mendapat perhatian yg khusus,kontinyu sehingga merupakan milik pribadi berupa ilmu pergaulan,ilmu kesopanan yg di amalkan sehari-hari baik inter dan antar keluarga maupun di masyarakat karena hal trsbt akan sangat mempengaruhi,sangat membantu penyempurnaan jiwa dan kedewasaan pribadi.

  21. Panji Anom Sumunar Says:

    Semoga dengan sekelumit sedikit uraian sy ini dpt menjadi tambahan pengetahuan dasar pengertian ilmu jiwa perkembangan bagi para sedulur smuanya dan semoga bermanfaat untuk bekal mendidik putera-puterinya para sedulur skalian.Apabila ada perkataan sy yang kurang berkenan di hati para sedulur,sy mohon maaf sebesar-besarnya. salam rahayu…

  22. saptabeleong Says:

    Mantap bin ajib Ki, sgt bermnafaat tuk perkembangan akhlak. Semoga Ki Pangeran Sukemilung selalu dlm bimbingan-Nya.

  23. sahbudin Says:

    ASMARA SERAT CINTA’
    (amalan ini diklankan oleh pijar bangsa dimajalah misteri tahun 2006, harga amalan ini waktu itu minimal 17.5 juta rupiah)
    HATI HATI PENIPUAN OLEH PIJAR BANGSA BINTARA BEKASI DAN BABUSSALAM BINTARA BEKASI

    Bismillahirrahmanirrahim, Allahumma sholli alaa Muhammad wa alaa alii Muhammad yaa Robbi yaa sami’du-ana, Bada’tu bismillahi ruhii bihi tadat ilaa kasfi asrori bibathinihin thawat, sa altuka bil ismil muadzom qodruhu bi ajin ahujin jalla jalyut jal-jalat,samii-un sari-un bil ijaabati sayyidiiy bihaqqi Laa yaa khimin bihi dzulmati anjalat bi jahi Laa yaa laghwin jalabtu maqoshidi bihaqqi Laa yaa fuuruin alal fauri ajalat bi ismi Laa yaa ruutsin bisathwathi qohrihi bi i-izzi Laa yaa ruughin umuurii tayasarat binuuri Laa yaa rusyin bisyiddati bathsyihi Laa yaa syalasin bil ismii sa’-di aqbalat, Allahumma sholli alaa Muhammad wa alaa alii Muhammad yaa Robbi yaa sami’du-ana
    HATI HATI PENIPUAN OLEH PIJAR BANGSA BINTARA BEKASI DAN BABUSSALAM BINTARA BEKASI

  24. Muhammad Khori Says:

    Allahu… allahu… allahu….

  25. Aris Says:

    Alhamdulillah Udh Umur 19 Jdi Bsa Ngamalkan 😀

Komentar Sobat KSIH

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: