Archive for the ‘MEDITASI’ Category

MEDITASI

10 Desember 2010

Mengapa saya harus meditasi ?

Kata meditasi berarti terus menerus memberikan perhatian atau menghentikan pemikiran pada satu pokok pikiran. Master berkata (dan telah dibuktikan dalam pengalaman) bahwa kita menjadi apa yang kita pikirkan pada saat meditasi. Dengan kata lain kita memperoleh sifat dasar, kwalitas atau keadaan atas obyek yang kita meditasikan.

Oleh karena itu ketika kita meditasi pada sesuatu yang tidak kentara yaitu Tuhan, kita akan menghilangkan kekotoran kita dan mendapatkan kehalusanNYA dan kemudian menjadi seperti DIA. Hanya dengan demikian kita dapat menjadi satu dengan DIA, sehingga tujuan tertinggi dalam kehidupan, jadi memungkinkan untuk dicapai.. Dan ini hanya bisa didapat melalui praktek terus menerus meditasi setiap hari dengan ketaatan yang tulus ikhlas.

Bagaimana saya menyiapkan diri untuk meditasi harian saya ?

Cara menyiapkan diri untuk meditasi di pagi hari diberikan seperti di bawah ini :

(1)   Bangun sebelum matahari terbit.

(2)   Sikat gigi dan cuci muka.

(3)   Mandi jika kamu merasa kotor (disarankan bahwa kamu mulai meditasi sepagi mungkin tanpa menghabiskan waktu pada aktivitas-aktivitas rutin seperti minum teh, baca koran, olahraga dan sebagainya).

(4)   Pakai pakaian yang longgar dan enak dipakai.

(5)   Tentukan satu waktu dan tempat khusus untuk meditasi setiap hari.

(6)   Beritahu anggota keluarga yang lain untuk tidak mengganggumu selama meditasi.

(7)    Mulailah dengan meditasi selama 30 menit. Tambah waktunya setelah kamu merasa cocok dan lakukan itu menjadi satu jam. Kalau kamu membuka mata sebelum waktunya, kamu dapat menutup matamu lagi dan meneruskan meditasi.

(8)   Duduk yang enak, santai tetapi punggung dan kepala tetap tegak. Kamu bisa duduk di lantai, di bangku, dengan punggung (bukan kepala) bersandar pada tembok. Kalau kepalamu tertunduk setelah kamu mulai meditasi (disebabkan karena kehilangan kesadaran), kamu tidak perlu khawatir tentang itu. Tiduran tidak diijinkan karena terlalu mengasyikkan sehingga dapat membuat kamu tidur.

(9)   Harap dimengerti bahwa meditasi atas Tuhan yang ada di dalam hatimu adalah  pemujaan oleh karenanya mulai dengan doa dalam batin untuk meninggikan spiritual dengan hati penuh cinta dan pengabdian.

Bagaimana saya meditasi?

Tutup mata dan mulai dengan suatu anggapan bahwa Cahaya Tuhan hadir di dalam hati. Setelah itu duduk santai dengan suatu sikap melihat ke dalam diri. Ini mudah sekali.

Haruskah saya mengulang-ulang anggapan tentang Cahaya Tuhan ?

Tidak. Master berkata bahwa membawa anggapan tersebut satu kali pada saat mulai sudah cukup. Dengan anggapan tersebut, alam pikir bawah sadar dihubungkan dengan Tuhan yang ada di dalam hati selama seluruh periode meditasi. Alam pikir yang sadar mungkin mulai menghasilkan pikiran-pikiran lain, bayangan-bayangan dan sebagainya, tetapi kita dianjurkan untuk tidak memperhatikan hal-hal tersebut, karena ini adalah satu cara untuk membuang samskara.

Catatan : Mohon dimengerti bahwa dalam sistem ini tidak ada yang harus dikerjakan oleh akal setelah kita memulai meditasi – tidak ada konsentrasi atau pengulangan pemikiran seperti mantera. Sistem sebelumnya yang rupanya menggunakan metode seperti itu hanya untuk mencegah atau menahan pikiran-pikiran dengan akibat bahwa samskara tidak dapat menemukan jalan keluar dan terus menciptakan malapetaka di dalam diri.

Bagaimana mungkin meditasi tanpa akal kita melakukan suatu pekerjaan (selama meditasi)?

Master berkata bahwa pikiran sangat kuat. Oleh karena itu anggapan belaka pada saat mulai bahwa Cahaya Tuhan ada di dalam hati, sangat kuat untuk menghubungkan akal kita dengan Tuhan. Ini bisa dibandingkan dengan menyalakan sebuah lampu. Sambungannya akan terus menerus menyala dan tidak perlu harus terus menerus menekan tombolnya.

Haruskah saya mencoba untuk melihat Cahaya Tuhan selama meditasi ?

Tidak. Master berkata bahwa Tuhan terlalu halus untuk ditangkap pancaindera. Meskipun cahaya masih bersifat kebendaan tetapi Tuhan tidak harus dilihat seperti sinar matahari, sinar bulan atau sinar listrik. Karena akal manusia tidak bisa meditasi pada sesuatu yang kosong. Kita menerima Tuhan sebagai suatu anggapan yang abstrak (tidak nyata) dan meditasi atas anggapan tersebut dan itu memberi gambaran yang jelas atas kesadaran kita di dalam diri.

Jadi apa yang harus saya lakukan selama meditasi ?

Master berkata, kamu tidak harus mekukan apa-apa, kamu tidak aktif, kamu pasif selama meditasi. Meditasi menurut Master adalah suatu keadaan menunggu kebesaran Tuhan masuk kedalam diri kita. Ini cara yang paling alami, karena tidak ada aktivitas jasmani atau rohani dan kita mengambil suatu sikap menyerah (pasif seluruhnya) kepada Tuhan dan menunggu DIA di dalam hati kita.

Sahaj Marg mengajari kita bahwa dalam  perjalanan spiritual, tidak ada tempat untuk berdua  – dirimu dan Tuhan. Selama kamu menyadari dirimu sendiri yang terlibat dalam kegiatan-kegiatan bahkan ketika melakukan meditasi dan sadhana, DIA tidak dapat hadir di sana. DIA tentu saja bersama kamu ketika kamu lupa dengan dirimu sendiri dan ini yang akan dicapai melalui meditasi Sahaj Marg dimana kita mengabaikan diri sendiri sehingga dengan cepat sekali ditimbulkan kekuatan spiritual (pranahuti) dari Master.

Apa yang harus saya lakukan jika pikiran-pikiran saya mengganggu selama meditasi ?

Kamu harus menganggapnya seperti pikiran tersebut adalah pikiran orang lain. Jadi ciptakan jarak antara dirimu dengan pikiran yang muncul. Master menasehati kita untuk memperlakukannya sebagai tamu yang tidak diundang – mereka akan pergi kalau kamu tidak memberikan perhatian pada pikiran tersebut. Kalau kamu mendapatkan dirimu terlalu terlibat dengan pikiran tersebut, kamu disarankan untuk perlahan-lahan melepaskan pikiran tersebut dan membawanya kembali ke suasana awal (sebelum mulai meditasi), ucapkan lagi Cahaya Tuhan  ada di dalam hatimu. Tetapi ini tidak boleh dilakukan berulang-ulang seperti mesin karena akan berubah menjadi mantera.

Bagaimanapun ini hanyalah persoalan yang sementara bagi abhyasi baru. Dengan meditasi setiap hari secara teratur dan sitting secara periodik dengan Preceptor, kamu akan menemukan bahwa pikiran tersebut kehilangan bebannya dan berhenti untuk mengganggu perasaan yang menginginkan ketenangan dan kesentosaan di dalam hatimu.

by, adhiatma cipta sentosa


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.244 pengikut lainnya.