Archive for Januari, 2013

ILMU PUKAU

28 Januari 2013

Yaa Allah 45x (Tahan Nafas)
Yaa Muhammad 45x (Tahan Nafas)

Bismilahirrahmanirrahim
Patikun Patikulahu Sakabeh Mahluk Nu Boga Nyawa Tunduk Sungsang Ka Kawula. (Lalu Tiupkan ke dua telapak tangan dan usapkan dari wajah ke suluruh tubuh)

Penyelarasan : Diwirid Wajib ba’da shalat subuh selama 7 hari.

Keterangan : Untuk mengetahui menyatunya ilmu dites ke semut merah atawa semut merah yg suka ada dipohon kelapa, sodorkan tangan biarkan badan kita dilalui klo badan kita gk digigit berarti ilmunya udah menyatu bi idznillah. Dulu yg beri saya ijazah nyuruh tesnya ke sarang lebah, tapi saya gak berani,,,hehehe,,,,bengkak-2 jadinya klo gagal. Mungkin klo disumatera ini yg disebut ilmu pukau. Mantap jg Bisa menundukan seseorang atau orang banyak cocok untuk pejabat.
Semoga Bermanfaat, Amin.

by, Rangga Wijayapraja

http://kampussamudrailmuhikmah.wordpress.com/

UNDANGAN ACARA MAULID NABI MUHAMMAD SAW

23 Januari 2013

ASLM. KAMI MENGUNDANG SEDULUR2 SMUA DALAM ACARA:
MAULID NABI BESAR MUHAMMAD SAW
TGL: KAMIS, 24-01-2013
JAM: 19.30 – SELESAI
ALAMAT: Tempat Ustd. Angker / Mba Nining, Jl. Pedongkelan no.29 Rt.06/05, Kel. Clincing, Kec. Clincing, Jakarta Utara. Contac: Ketua RQ – 085693468948 (Ustd. Angker) , Humas RQ – 083896255598 (Ustd. Hendra).

ACARA TERBUKA UNTUK SIAPA SAJA…. AYO BUKTIKAN CINTA KITA KEPADA ROSUL DENGAN MENGHADIRI MAULID NABI DI MAJELIS RQ. SEMOGA BERKENAN HADIR DAN DITUNGGU KEDATANGANNYA. TKS, RAHAYU, WSLM.

KAJIAN ASMA RAJA SIRR

23 Januari 2013

Asma Raja Sirr(rahasia) mnyimpan misteri spiritual yg mendalam
KANDUNGAN ASMA RAJA SIRR

Ini adalah tntng ajaran sadar makrifat
SIRRULLAH(RAHASIA ALLAH)
SIAPA ALLAH?Yang tahu hnya Allah sendiri.
Allah Maha Batin (Ghaib),Maha halus (Lathiifu)
Tidak dapat dicapai dngn penglihatan mata, namun nurani manusia dpt mrasakan kehadirannya,kehadiran kasih syngNya,kehadiran keagunganNya. Untuk mengejal Allah harus menempuh jalan makrifat(Ma’rifatullah)

Apa makrifatullah itu?
Makrifatullah sulit didefinisikan
Begitu luas cakupan yg harus diraih,begitu bnyak unsur2 yg harus dipilih, Begitu beragam pengertian yg tumpang tindih.
Secara sederhana makrifatullah dpt diartikan “mengenal Allah”
Para Muhaqqiqin(orng2 yg medalami ilmu haqekat) mengartikannya sbg ” KETETAPAN HATI MEMPERCAYAI DZAT YANG WAJIB WUJUD(ALLAH) YANG MEMILIKI SEGALA KESEMPURNAAN”
Makrifatullah atau mengenal Allah wajib hukumnya bagi setiap mukmin setiap insan harus mengenal Allah, mengenal penciptanya
SUMBER DAN MUARA DARI SEGALA SESUATU YANG ADA
SUMBER DAN MUARA TERJADINYA ALAM SEMESTA
Pada hakekatnya tiada yg mengenal Allah kecuali hanya Allah sendiri. Barang siapa yg mengenal Allah,Sesungguhnya itu mrpakan rahmat yg dilimpahkan Allah kepada dirinya.
Dalam Asma Sirr menyimpan 4 jenis makrifat
Pertama, MA’RIFATUDZ-DZAT(MENGENAL DZAT ALLAH – DZATULLAHI)
Ini bagian khusus yg tidak tercapai oleh insan.
Bagian khusus yg merupakan hak Tuhan
Pikir manusia tdk mkn mencapainya, Akal manusia tdk mungkin menggapainya
Nabi Muhammad Saw bersabda:
“Berpikirlah kalian tentang makhluk Allah,jangan sekali kali berpikir tentang Dzat Allah, karena sungguh kamu tidak akan mampu memenuhi kadarnya”
Asma’Nya: ALLAH
KEDUA, MA’RIFATUS – SIFAT(MENGENAL SIFAT2 ALLAH – SIFATULLAHI)
Dengan mendalami makna Asma-ul Husah, insan mnjadi mengenl sifat2 Allah, mengenal sifat2 kesempurnaan Allah, Insan hendaknya berakhlak dengan sifat keutamaanNya tentu saja dalam batas kemampuan kemanusiannya
Asmanya:
AL AHAD : ALLAH MAHA TUNGGAL(ESA)
AL AWWALU: MAHA AWAL TANPA PERMULAAN
AL AKHIRU: MAHA AKHIR TANPA PUNGKASAN
AL HAYYU: MAHA HIDUP
AL JABBAR: MAHA PERKASA
AR RAHMAN: MAHA PENGASIH
AL WADUD: MAHA MENCINTAI HAMBANYA

KETIGA, MA’RIFATUL WUJUD(MENGENAL WUJUD ALLAH – WUJUDULLAHI)
Allah itu wujud (ADA )
Namun wujud Allah itu tdk mngkn terjangkau oleh otak manusia, tidak mungkin terbayangkan khayal manusia.
” LAISA KAMITSLIHI SYAITU”, Firman Allah:” (Allah) tidak serupa dengan apapun juga”
Apapun yg dibayangkan sebagai Allah, maka itu bukan Allah, (Maha Besar Allah)
Apapun yg bisa dilukiskan sebagai Allah, itu pasti bukan Allah,(Maha suci Allah)
Siti Aisyah ra,istri Rasul, berkata:
“Barang siapa menceritakan kepadamu bahwa Muhammad telah melihat Tuhanya ( pada wktu Mi’raj) maka dustalah ia”
Bersabda Rasulullah Saw,
“Wa qad ro’aitu nuron,anna anahu”. ” Dan sungguh saya melihat cahaya, bagaiman mungkin saya melihatNya( Tuhan)”
“Subhanak, ma’arafnak haqqa ma’rifataka”. ” Maha suci Allah, tidak lah kami dpat mengenalmu dengan pengenalan yg setepat tepatnya”.
Asmanya:

AL BATHIN : MAHA GHAIB
AL LATHIIFU : MAHA LEMBUT/ HALUS
AZ ZHAHIR : MAHA NYATA

KEEMPAT, MA’RIFATUL AF’al( mengenal karyaa karya Allah, Af’alullahi)
Melalui asma ul Husnah Allah memanifestasikan karya2 Nya tergelar di permukaan seluruh jagad raya, tersusun rapi dalamm organ tubuh manusia,jagad besar(makrokosmos), jagad kecil(mikrokosmos)
Karya tercanggih yg tak ada bandingannya, suatu bukri kebesaran Allah tiada taranya
Bagi yg bisa membbaca rahasia Alam semesta
kebesaran Allah nampak jelas,nampak nyata
Asmanya:
AL KHALIK: MAHA PENCIPTA
AL MUHYI: MAHA MENGHIDUPKAN
AL MUMIT: MAHA MEMATIKAN
AL JAMI’: MAHA MENGUMPULKAN
AN NUUR : SANG PEMILIK CAHAYA
AL GHANIYYU: MAHA KAYA

Esensi makrifatullah adalah kesadaran
kesadaran yg dibimbing hidayah tuhan
kesadaran insan sebagai makhluk hamba Allah, mengharuskan diri berupaya mengenal allah
karena kesadaran menentukan eksistensi manusia. tanpa kesadaran orang hidup tak akan sempurna
kesadaran makrifatullah yg pertama adalah kesadaran akan eksistensi Allah bahwa tiada tuhan yg wajib disembah selain Allah
“LAA ILAAHA ILLAALLAHU”
Kedua adalah kesdaran posisi insan dihadapan Allah
ketiga kesadaran akan kewajiban insan
keempat kesadaran sikap batin insan

Tanpa kesadaran makrifat,hidup manusia niscaya hampa
tanpa kesadaran makrifat,ibadahnya dusta belaka
Mengkaji makrifat harus ektra hati hati
jangan sampai terperosok kesalahan definisi
Agar benar,lurus,sesuai ajaran Illahi, Maka harus berdasarkan Al Qur’an dan Sunnah Nabi karena Nabi Muhammad Saw adalah utusan Illahi ” MUHAMMADUR RASULULLAH”
Bila kesadaran sudah membuka pintu makrifat
Air telaga makrifat niscaya mengalir membawa rahmat
Bila kesadaran sudah menempuh jalan makrifat Hidup lurus menuju Allah As Somad kelak akan disambut di akhirat:
“SALAAMUN QAWLAM MIRRABBIRRAHIIM, WAMTAAZUL YAWMA AYYUHAL MUJRIMUUN”
(Kepada mereka dikatakan) : ” Salam sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang”. Dan ( dikatakan kepada orang orang kafir) : ” Berpisahlah kamu sekalian ( dari orang orang mukmin ) pada hari itu, hari orang orang yang berbuat jahat.”

Inilah kandungan Asma Sirr yg menyimpan ajaran Sadar Makrifat.

Shohibul Ijazah

Ferdiansyah/ Arsila Ferdenan

by, Arsila Ferdenan

http://kampussamudrailmuhikmah.wordpress.com/

ILMU MENULIS RAJAHAN

8 Januari 2013

Berikut ini saya jelaskan salah satu cara menulis Rajah VERSI PUSAKA ILMU LELUHUR agar bisa mendapatkan berkah atau khasiat dari rajah itu sendiri.

1. Bersuci baik badan, pakaian maupun tempat (bersih). Untuk mensucikan badan dengan cara mandi keramas (jinabat) dengan niat untuk menghilangkan hadast besar dan lakukan wudhu untuk membersihkan hadast kecil.
2. MENGHADAP KIBALAT,Selama proses pembuatan ajimat tidak diperbolehkan bicara (diam/khusyuk) kecuali ada doa khusus yang harus dibaca.
3. Nafas harus cepat keluar lewat lubang hidung sebelah kanan atau bisa dengan tahan nafas.
4. Sebisa mungkin lafal Rajah ditulis secara benar (sesuai aslinya) dan rapi. Bila huruf tersebut berlubang maka harus ditulis berlubang. Mengikuti kaidah penulisan Rajah.
5. Memakai wewangian. Biasanya memakai zakfaron, misik, air mawar untuk campuran tintanya. Namun ini bukan syarat mutlak, karena memang ada beberapa jenis Rajah yang mensyaratkan memakainya tapi ada juga jenis rajah yang tidak perlu memakai campuran minyak wangi.
Pena yang digunakan adalah bisa pena biasa atau spidol. Disesuaikan dengan jenis bentuk rajah yg akan ditulis.selanjutnya kita sebelum mulai proses menulis rajah ada pun doa doa yg dibaca :
1. sholawat nabi 100x
2. istiqfar 100x.
3. yaa ALLOH yaa khodim 100x
4. Laahaula walla quawata illabilaahil’aliyyil adhim 3x
5. Liridho illahi ta’ala ,alfatehah 1x
6. iLLa hadroti khususon Nabiyil mustofaMUHAMMADIN,SAW,allfatehah 1x
7. iLLa khususon wa sohabati arbaa inaa ABU BAKAR,UMAR,USTMAN ,ALI,allfatehah 1x
8. iLLa khususon wamalaikati arbaa inaaJIBRIL,MIKAIL,ISROFIL,IJRI’IL ,allfatehah 1x
9. iLLa khususon wali alloh syeh abdul qodir aljaelani,alfatehah 1x
10. iLLa khususon wali alloh kanjeng sunan kalijaga,allfatehah 1x
11. wabibarkati syaidina khodir,bimukjizati syaidina khodir,illa khususonnabi alloh khidir as,allfatehah 1x
12. Tsuma illa hadroti ikhwanihi minal anbiya wal mursalin,wal auliyaai wassuhadai wasallihina,wasohabati,wat tabi ina wal ulama il,amalina wal mushannifinal mukhlisina wa jami’il malaikatil mukorrobin allfatehah 1x.
13. waman ijazani…..(pemberi ijazah ilmu) alfatehah 1x.
Terus dilanjut baca
Surah allikhlas 7x
Ayat kursi 7x
Bismillaahirrohmanirrohim
innama amruhu idha aroo daa sayyian aiyyakulu lalahu kunfakun….
NIAT INGSUN NGAPEK BANYU TELOGO INNA A’TOINA KAL JAWAHIR FASOLLILIROBIKA WANHAR INNASAA NIAKA HUAL ANHAR IYYA KANAK BUDU WAIYYA KANAS TAIN.( DISAAT BACAANNAS TAIN ) TINTA DITEMPELKAN KEKERTAS DILANJUT NULIS RAJAH SAMPAI SELESAI.

selanjutnya rajah yg sudah ditulis dilipat yg rapi sekiranya mudah dibawa dan tidak menyolok perhatiaan orang lain.berikut diatas salah satu cara pembuatan rajah yg pada umunnya dilakukan tentunya kami disini tidaklah bisa menjelaskan yang secara detilnya paling tidak cara-cara diatas sudah cukup untuk pembuatan rajah ( AZIMAT / HIZIB)
SALAM TAKZIM.

by, Raden Anom Arya Kemuning

http://kampussamudrailmuhikmah.wordpress.com/

BENDA BERTUAH DIMULYAKAN BUKAN DISEMBAH

8 Januari 2013

Benda bertuah adalah benda biasa atau benda antik yang memiliki energi gaib yang bisa digunakan keperluan apapun sesuai khendak si pembuat, seperti kekebalan, pengasihan, kedudukan dan sebagainya. Benda bertuah ini memiliki tiga kategori yang pertama benda bertuah hasil pengisian atau sering disebut dengan benda afirmasi kedua benda bertuah asli hasil penarikan alam gaib dan yang terakhir adalah benda alam yang tercipta dengan sendirinya dan memiliki kekuatan murni dari alam.

Benda bertuah hasil pengisian adalah benda biasa apapun (bisa batu permata, ballpoin, gunting, sapu lidi dan sebagainya) yang diisi oleh orang yang berilmu (ghaib) tinggi, tingkat kadar kekuatan energinya-pun tergantung dengan si pembuat pusaka tadi.

Benda bertuah asli alam gaib merupakan benda pusaka yang diambil dari alam gaib. Pada dasarnya benda kategori ini juga merupakan hasil pengisian dari si pembuat pusaka namun bukan pengisian layaknya pusaka jaman sekarang, pengisian benda asli lebih dikategorikan pengisian dengan jalan pendekatan kepada Tuhan YME sehingga energi yang dihasilkan berupa energi berkah sehingga secara tidak langsung tapi pasti benda ini memiliki daya energi yang luar biasa, dikarenakan energinya dan tingkat spiritual si pembuat yang tinggi sehingga kekuatannya bisa dibilang pilih tanding, sampai-sampai benda ini muksa atau hilang dan masuk kealam gaib.

Benda Alami adalah benda alam yang tercipta sebagai bukti salah satu kekuasaan Tuhan Yang Maha Kuasa, benda semacam ini bukanlah benda hasil dari pengisian seperti pada kategori kedua benda diatas, benda alami asli tercipta dengan sendirinya tanpa rekayasa dari manusia bentuknya-pun sama seperti benda lain yang ada di atas bumi seperti bambu petuk, kayu stigi, galih kelor, bambu patil lele, batu muda, kol buntet, galih asem,rante babi,Jenis buntet,Mustika dan sebagainya.

Banyak kalangan berpendapat bahwa memiliki, menyimpan dan merawat benda bertuah adalah syirik. Semua tergantung dari siapa yang menyikapinya sebab para nabi saja memiliki benda bertuah seperti nabi musa dengan tongkatnya, nabi sulaiman dengan cincinnya dan rosululloh pun menggunakan cincin (khatim).

Lantas bagaimana menyikapi benda bertuah tersebut agar tidak salah dan menjerumuskan kita sebagai pemilik benda tersebut?. Benda bertuah bukanlah benda sembarangan layaknya benda bisa, setiap benda bertuah memiliki khadam/khodam.

Layaknya manusia khadam juga menginginkan dirinya di hormati dan mulyakan, tetapi jangan sampai menghormati benda dan khadam tersebut membuat kita lupa bahwa benda tersebut adalah ciptaan Tuhan YME.

Sama seperti anda ketika ada presiden atau kyai di rumah anda, anda pasti akan memulyakannya dengan mencium tangannya, menyediakan tempat yang istimewah, makanan yang mewah dan lain sebagainya, apakah hal semacam ini dinamakan menyembah? tentu tidak.. memulyakan bukan berarti menyembah.

Sama seperti benda bertuah, di beri warangka yang bagus, di mandikan setiap bulan atau setiap tahunnya, di beri wewangian, di letakkan di tempat yang istimewa bukan berarti anda menyembah benda tersebut hanya sebatas memulyakan benda tersebut.

Jadi intinya jangan sampai keliru antara memulyakan benda bertuah dan menyembah benda bertuah, karena yang layak disembah hanyalah Tuhan YME yang telah menciptakan anda dan benda bertuah tersebut.

sekali lagi gunakan prinsip
BENDA BERTUAH DIMULYAKAN YES…!!!
DISEMBAH NO…!!!

by, Ki Dagoel Badranaya

http://kampussamudrailmuhikmah.wordpress.com/

SABAR DAN SYUKUR KUNCI KESUKSESAN

8 Januari 2013

Dua hal ini, yaitu sabar dan syukur adalah kunci meraih kesuksesan.

Tak mudah melakukan keduanya secara bersamaan. Ada banyak kisah keteladanan yang menginspirasi agar senantiasa tak patah asa.

Alquran mengisahkan, bagaimana kesabaran Nabi Ayub AS menerima cobaan. Ia merasakan tiga penderitaan sekaligus, yaitu rasa sakit, kesedihan, dan kesendirian. Allah SWT mengujinya dengan harta, keluarga, dan penyakit.

Hartanya musnah, ia ditinggal istri dan tak lagi memiliki teman, dan ia menderita penyakit kulit akut. Ini seperti tertuang di Surah al-Anbiya’ ayat 83-84. Ia tetap bersabar. Buah kesabaran itu, ia akhirnya sembuh dan meraih kasih sayang Allah.

Bersabar tak hanya pada hal yang tidak disukai, tapi makna bersabar juga mencakup menahan diri dari nafsu ketika mendapat nikmat. Seperti kala mendapat promosi jabatan atau rezeki tak terduga.

Beberapa cara bisa ditempuh untuk mudah bersabar. Ini sejatinya adalah ‘perangkat lunak’ dalam diri kita sebagai anugerah dari Allah. Di antaranya ialah memperbanyak senyum. Jika sedang terbakar emosi, tersenyumlah. Senyum adalah obat hati yang mujarab.

Bisa juga dengan cara mengalihkan perhatian, yaitu melupakan masalah itu sendiri. Melupakan, bukan berarti lari dari masalah, tetapi menghindari keterpakuan terhadapnya. Coba juga cara ini, yaitu tidak menelan mentah-mentah perkataan orang lain dalam hati. Saringlah baik-baik.

Bagaimana dengan syukur? Hakikat syukur ialah mengungkapkan pujian kepada Sang Pemberi Kebahagiaan, yaitu Allah. Sebab, segala anugerah datang dari-Nya. Ini kemudian diejawantahkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Bersyukur artinya berbuat baik untuk diri sendiri dan orang lain.

Dengan syukur, Allah akan mempermudah jalan bagi kita untuk meraih impian dan kesuksesan. Tanpa disertai syukur, bisa saja Allah berkehendak mencabut nikmat itu seketika. Lalu, bagaimana membiasakan diri bersyukur?

Ini bisa dilakukan setiap hari menjelang malam, salah satunya. Pejamkan mata dan renungkan apa saja kenikmatan di hari itu yang telah Anda terima. Berterima kasihlah kepada Allah. Dengan begitu, kita akan menyadari bahwa nikmat Allah sangat besar.

“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Mahapengampun lagi Mahapenyayang.” (QS an-Nahl [16]: 18).

Dan, syukur harus menjadi sarana taat kepada Allah. Ketika banyak rezeki, jangan hanya dibicarakan, berbuatlah sesuatu yang bermanfaat. Bantulah sesama yang membutuhkan. Tunaikan zakat dan berinfaklah. Karena, kesemuanya itu adalah bukti nyata rasa syukur.

by, Anggrek Cendana

http://kampussamudrailmuhikmah.wordpress.com/


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 727 pengikut lainnya.