Archive for Mei, 2011

Dzikir Tauhid ( Dibaca Malam hari )

31 Mei 2011

Pangeran Sukemilung

Assalamu’alaikum wr,wb….. tulisan berikut ini adalah refleksi dari pembicaraan kami dengan Sesepuh Mbah Abdul Jabbar saat beliau berada di Palembang. Dimana pada malam jum’at 27/01/2011 kemaren kami berkumpul bersama di penginapan beliau- bersama beberapa teman dari KWA Palembang. Kehadiran beliau yang mendadak itu, tidaklah kami sia-siakan. Kami sadar, sebagai kaum muda- tentu sudah selayaknya menimba dan menambah ilmu dari sesepuh yang sudah menguasai keilmuannya dengan baik. Dari hasil bicang-bincang itulah terbersit pemikiran sederhana ini. Dan hal itu tidak lain untuk menambah wacana kepada diri kita akan konsep menjadi manusia yang berilmu, berakhlak dan beramal. Sudah tentu ini adalah pertempuran paling dahsyat yang akan kita alami. Pertempuran abadi antara Kebaikan dan keburukan.

Kami kutipkan disini Kalam Al-Habib Muhammad bin Abdullah bin Syech Al-Idrus, beliau mengatakan  :

“ Seseorang yang cerdas dan berpikiran sehat adalah yang mengelola ( Me-manage ) amal-amalnya sehingga semua kegiatan mereka menjadi sempurna.Langkah awal  yang  harus diperhatikan oleh seorang hamba dalam bersuluk adalah menyucikan dan mendidik nafsu dan menyempurnakan akhlak.Ketahuilah…keadaan hati yang paling mulia adalah ketika ia selalu berhubungan dengan Allah SWT.Inilah landasan amal dan sumber perbuatan-perbuatan yang baik. Cara memakmurkan batin adalah dengan selalu menghubungkan sir ( nurani ) dengan Allah SWT, sedangkan cara merusaknya adalah dengan selalu melalaikan-NYA.Jika hati seseorang telah memiliki hubungan yang kuat dengan Allah SWT , ia dengan mudah dapat melakukan berbagai amal dan ketaatan yang bisa mendekatkannya kepada Allah. Ketahuilah…bahwa hati itu bagai cermin, memantulkan bayangan dari semua yang ada dihadapannya.Karena itu manusia harus menjaga hatinya, sebagaimana ia menjaga kedua bola matanya. Seseorang pencari kebenaran hendaknya memperhatikan segala sesuatu yang dapat memperbaiki hatinya. Untuk memperbaiki hati diperlukan beberapa metode, diantaranya adalah dengan selalu mengolah fikir ( pemikiran ) untuk membuahkan hikmah dan asror, banyak berdzikir dengan hati dan lisan juga menjaga penampilan lahiriah : pakaian, makanan, ucapan, serta semua perilaku lahiriah yang memberikan pengaruh nyata bagi hati.”

Selanjutnya secara garis besar untuk menjadi seseorang yang selalu berusaha mendekatkan diri kepada Allah adalah sebagai berikut  :

  1. Taubat
  2. Thoharoh
  3. Sholat
  4. Mengisi diri dengan mempelajari ilmu tentang Islam  :

Berupa pendalaman pengetahuan  Agama, Ilmu, Amal, Akal, Adab, dan  Jihad

  1. Tauhid
  2. Dzikir
  3. Ma’rifat

Metode Dzikir yang di ajarkan oleh para Mursyid pun beragam. Diantaranya seperti yang kami tuliskan dibawah ini. Maka jika Engkau menginginkan hal itu bagi dirimu, carilah dan ambillah metode dzikir yang sekiranya mudah untuk kau amalkan dan di dawamkan. Jika itu sudah kau dapatkan, maka ikatlah dia dengan kesungguhan dan ke ikhlasan hatimu dalam berthoriqoh menuju Ridho Allah SWT.

Inilah Dzikir Tauhid yang di Ijazahkan oleh :

Syaikhina wa mursyidina Pangeran Muhammad KH. Ali Umar Toyyib Al-Palembani. Palembang Darussalam.

 

Dimulai dengan membaca tawasul

Alfatehah bil-Qobuuli wa tamaami kulli suulin wa ma’muulin wa sholaahis-sya’ni dhohiron wa bathinan dafi’atan likulli syarrin jaalibatan likulli khoirin was-sholahi was-suruuri wa ilaa hadrotir rasuuli Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa sallama.Bisirril al-fatehah.7x

  1. Asyhaduan laa ilaha illallah wa asyhaduanna muhammadan rasulullah. 7x
  2. Astaghfirullahal adziim. 7x
  3. Allahumma sholli ‘alaa sayyidina muhammadin nuridz-dzaati was-sirri saari fi saa-iril asmaa-i wash-shifaati wa ‘ala aalihi wa shohbihi wa sallim.7x
  4. Fakasyafna ‘anka ghithoo-aka fabashurkal yauma haddid.7x
  5. Lahaula walaa quwwata illa billah.7x
  6. 6.        Bismillahi…( Allahu Akbar.3x Senafas) Tawasaltu Bi Sayyidi Wa Habibi Wa Syafii’i Rasulillah Muhammad Ibni Abdullah Sholallahu ‘Alaihi Wa Sallama Wa Sayyidil Imami  Masyriq Wal Maghrib Asadullahil Gholib Sayyidina Ali Bin Abi Tholib Karamallahu Wajhahu Wa Tilmidzihi Dzul-Iman Laqobuhu Kian Santang, Wal Habib Abdullah Bin Abdul Qodir Bil-Faqih, wal Habib Abdul Qodir bin Ahmad Bil-Faqih,Wal Habib Alwi Bin Ahmad Bahsin.
  7. 7.        Allahumma iyyakana’budu wa iyyaka nasta’iin…….( Niatkan disini hajatmu)…7x
  8. Ihfazhna wa salimna min syarril kholqi ajma’iin.7x
  9. Bihaqqi…. :

Dzikril lisan : Laa ilaha illallah. 165x

Setelah genap jumlah tersebut,sambung dengan ucapan : Muhammadur rasulullah sholallahu ‘alaihi wa sallam.

Dzikir Lathifah Qolbi ( Allah…Allah ) Ismu Dzat   :

  • ( Qolbi )                   2 jari dibawah susu kiri                          : 5000 x
  • ( Ruh )                     2 jari dibawah susu kanan                      : 1000 x
  • ( Sirri )                     2 jari di atas susu kiri                             : 1000 x
  • ( Khofi )                   2 jari diatas susu kanan                          : 1000 x
  • ( Akhfa )                  ditengah-tengah dada                            : 1000 x
  • ( Nathiqoh )            ditengah-tengah 2 alis                           : 1000 x
  • ( Kullu Jasad )         seluruh tubuh                                          : 1000 x

Selanjutnya hidupkan dzikir nafasnya selama kurang lebih 30 menit sambil munajat

Caranya   :

  • Tarik nafas dari bawah pusat sampai ke ubun-ubun, baca                   :HUU
  • Turun nafas dari ubun-ubun kebawah susu kanan 2 jari, baca             :ALLAH ( sambil munajat kepada Allah )

Sholawat  Nuur:

Allahumma sholli ‘ala nuril anwar, wa sirril asror,wa tiryaqil aghyaar, Wa miftahii baabil yasaar, sayyidina muhammadinil mukhtar wa alihil ath-har,wa ashabihil akhyaar, ‘adada ni’amillahi wa ifdhooli. 500 x

( Catatan : Jumlah itu bisa dikurangi semasa awal memulai / belajar )

Dzikir berikut inipun adalah warisan dari Al-Maghfurlah KH.Ali Umar Toyyib yang sangat baik untuk didawamkan / istiqomah. Mengenai dzikir ini terdapat riwayat yang berasal dari Sayyidina Qodhi Abdullah Al-Baghdadi. Beliau bercerita demikian :

“ Saya bermimpi bertemu dengan Nabi SAW, sedangkan wajah beliau pucat karena sedih. Lalu saya bertanya kepada Beliau,” Apakah gerangan penyebab pucatnya wajah paduka ?” Nabi SAW menjawab,” Malam ini ada 1.500 orang dari umatku meninggal dunia. Hanya dua orang dari mereka yang membawa iman sedangkan yang lainnya meninggal su’ul khotimah.!” Kemudian saya bertanya lagi kepada beliau,” Wahai Rasulullah, apakah yang harus dilakukan supaya para pelaku ma’siat dimuka bumi ini meninggal membawa Iman ?” Nabi SAW menjawab,” Ambillah lembaran ini ( dzikir Jalalah ) dan bacalah apa yang tertulis didalamnya. Barang siapa membaca dan membawa serta menyebar luaskannya maka dia termasuk golongan saya dan apabila dia meninggal dunia, maka meninggalnya dengan membawa Iman.”

Inilah redaksi dzikir yang didapat Sayyidina Qodhi Abdullah Al-Baghdadi dari lembaran yang diberikan Rasulullah kepada beliau.

Bismillahir rahmaanir rahiim.

  • Laa ilaha ilallahul maujuudu fii kulli zamaan. Laa ilaha ilallahul ma’buudu fii kulli makaan.
  • Laa ilaha ilallahul madzkuru bikulli lisaan. Laa ilaha ilallahul ma’ruufu bil-ihsaan.
  • Laa ilaha ilallahu kulli yaumiin Huwa fii sya’nin. Laa ilaha ilallahu al-amaan al-amaan.
  • Min zawalil iimaan wamin fitnatis-syaithoon, Yaa Qodimal ihsaan kam laka ‘alaina min ihsaan. Ihsaanukal qodiim. Yaa hannan Yaa mannaanu Yaa Rohiimu Yaa Rohmaanu Yaa Ghofuuru Yaa Ghoffaru ighfirlanaa warhamnaa wa anta khoirur rohimiin. Wa sholallahu ta’alaa ‘alaa Sayyidina Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallama, walhamdulillahi robbil ‘alamiin. Bisirril al-fatehah…

Maka demikianlah kami meletakkan PONDASI IMAN untukmu. Ambil dan pelajari untuk dirimu, dan berniatlah sebagaimana para salafush sholeh berniat. Maka niat itu akan bersambung menjadi mata rantai sampai kepada Rasulullah SAW. Dan berbahagialah bagi mereka yang disebut namanya oleh Beliau SAW didalam majelis Agung, dimana didalamnya adalah para Quthub dan Aulia Allah Subhanahu wa ta’alaa. Jika itu terjadi, kami memohon kepadamu dengan sangat “ SERTAKANLAH KAMI DIDALAM SETIAP DOAMU DAN MASUKKANLAH KAMI DIANTARA DAFTAR NAMA MEREKA YANG KAU KASIHI !”

Semoga bermanfaat. Mohon maaf jika terjadi kesalahan translet bahasa. Barakalloh…jazakumullah bi ahsanil jaza.

=== Selesai Dzikir Tauhid ===

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

Kalimat sumpah Sayyidina Ja’far ShodiQ Dan Bukti nyata dari Fadhilah Hauqolah

31 Mei 2011

Pangeran Sukemilung

 

Menyimak pelajaran yang diterima  selama ini, ada satu hal yang terlupakan dan jarang dibahas lebih mendetail. Yaitu kalimat dzikir yang didalamnya terkandung ma’na mentauhidkan Allah SWT Yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Dan dengan kalimat inilah berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit dan sumber kekayaan yang akan memperkaya hamba yang berdzikir dengannya. Setelah sekian lama kita terjebak didalam iklan ke ilmuan yang menyebutkan berbagai macam fadhilah, sehingga tanpa sadar kita menafikan /  melupakan kekuasaan dan kekuatan Allah Jalla Jalaluh.

 

Didalam Syarah Ratib Al-Atthas, Al-Habib Umar shohibur Ratib menyertakan kalimat ini karena dibaliknya tersimpul ma’na yang menyatakan bahwa Allah Ta’ala dalam memberikan rahmat-NYA adalah menyeluruh dan merata untuk semua makhluk, juga selain pemberian-NYA yang nampak dan nyata selama ini masih ada Rahmad-NYA yang lain yang disediakan-NYA dan akan dilimpahkan-NYA.

Ketahuilah…sesungguhnya kelebihan-kelebihan dan kemuliaan dzikir ini tidak dapat disebutkan batas banyaknya dan tidak ada kemungkinan untuk bisa menguraikannya. Jangankan akan sampai ke batas puncaknya, yang terendah darinya pun juga tidak.

 

Dikarenakan dia adalah suatu kelebihan dari kelebihan dan dia adalah lautan yang tidak diketahui dimana tepinya dan dimana dasar kedalamannya.Dan apa yang akan kami tunjukkan disini adalah yang tersedikit dari yang tak terbatas jumlahnya. Dari ayat-ayat Al-Quran yang menyatakan tentang kelebihan zikir ini diantaranya adalah Firman Allah Ta’ala :

 

  • “ Dan Mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu “maasyaallaah, laa quwwata illaa billaah (sungguh atas kehendak Allah semua Ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah). “ ( QS. Al-Kahfi : 39 )

 

Yaitu menyatakan kesadaranmu, bahwa sebenarnya bagimu hanyalah menghuni dan menikmatinya saja semuanya telah tersedia dan terwujut adanya sedikitpun andil usaha darimu dalam mewujudkannya dan terhadap nikmat dan rahmad yang dilimpahkan-NYA itu, engkau sangat bersyukur kepada-NYA.

 

  • “ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezki sedikitpun dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah dialah Maha pemberi rezki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kokoh. “      ( QS.Az-Zariyyat : 56-58 )

 

Ayat tersebut memberitahukan dengan jelas bahwa dalam DIA menciptakan segala sesuatu terdapat suatu tujuan yaitu semata-mata untuk memberikan kebaikan dan rahmad kepada makhluk-NYA.

 

  • “ Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” ( QS. Al-Hajji : 40 )

 

Ayat ini memberitahukan dengan jelas bahwa segala sesuatu telah diatur-NYA dengan sempurna, dan tidak ada sama sekali tujuan untuk menyulitkan hamba-hamba-NYA.Dan mereka tidak pula dibiarkan-NYA begitu saja. Karena apalah arti kemampuan mereka kalau tidak dengan pertolongan-NYA.

 

Diantara Hadist-hadist An-Nabawiyah yang memberitahukan bahwa kalimat tersebut, bermartabat / berkhasiat / bermanfaat lainya, sebagai berikut  :

  • Riwayat Abu Hurairah tentang Rasulullah SAW bahwa beliau telah bersabda,” Kamu perbanyaklah dari pengucapan LAA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHI, sesungguhnya dia adalah kekayaan yang terpendam dari kekayaan-kekayaan yang ada di surga.”
  • Riwayat Sayyidina Ali bin Abi Thalib, bahwa Rasulullah bersabda bahwa kalimat ini adalah penyembuh dari 99 penyakit. Yang paling ringan adalah depresi / stres / tertekan batin.
  • Riwayat Al-Bazza’ bersumber dari Rabah ibnu Tsabit dari Anas bin Malik Ra dari Rasulullah SAW, beliau bersabda,” Barang siapa yang mengucapkan kalimat ini dalam sehari 10 kali, maka dia akan keluar dari dosa-dosanya seperti keadaan pada hari dia dilahirkan oleh ibunya dan Allah akan memelihara dia dari 70 pintu malapetaka dunia. Diantaranya sakit jiwa, kusta, belang, kelumpuhan, dan bagi amalnya diberi Allah nilai lebih besar dari pada 70 kali berhaji dan ber umroh yang diterima sesudah Haji Wajib, dan Allah wakilkan 70 ribu malaikat untuk memintakan ampunan baginya sampai menjelang waktu malam.
  • Riwayat lain mengatakan bahwa kalimat ini memenuhi 100 hal yang dibutuhkannya, 80 hal untuk akhirat dan 20 didunia.

 

Termasuk salah satu yang patut dicatatkan disini adalah riwayat yang tercantum dibeberapa kitab. Yaitu sebuah kisah yang menceritakan tentang hal yang pernah terjadi antara Imam Ja’far As-Shodiq Ra dengan Al-Manshur ( Pejabat yang berkuasa waktu itu ). Disitu dikatakan bahwa Al-Manshur pernah mengirimkan utusannya kepada Imam Ja’far Shadiq untuk memanggil beliau supaya datang menghadapnya, untuk mempertanggung jawabkan sebuah laporan yang diterima Al-Manshur dari salah seorang bawahannya.

 

Isi laporan itu adalah bahwa Imam Ja’far Shadiq telah merencanakan akan memimpin suatu pemberontakan terhadap kekuasaan yang dipegang Al-Manshur dan akan menggulingkannya ( Coup d’tad ).Mendengar isi laporan itu Imam Ja’far merasa sedikit khawatir dan takut kalau saja Al-Manshur akan melakukan sesuatu terhadap dirinya secara sewenang-wenang tanpa menyelidikinya terlebih dahulu.Bagaimana duduk persoalan yang sebenarnya serta dengan menunjukkan bukti-buktinya atau tanpa memberinya suatu kesempatan untuk memberikan penjelasan dan membela diri lagi. Karena beliau telah mengenal betul watak jelek Al-Manshur. Maka secara spontan beliau berucap : Laa Haula walaa Quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim.

 

Kemudian pergilah beliau menemui Al-Manshur. Begitu keduanya bertemu muka tanpa basa-basi dan sopan santun lagi, dengan sangat murkanya Al-Manshur langsung berkata kepadanya,” Wahai Aba Abdillah…si fulan ( orang yg melaporkan Imam Ja’far ) telah memberi tahu saya tentang dirimu, bahwa engkau telah ingkar terhadap kepemimpinan dan kekuasaanku, serta berusaha memimpin pemberontakan untuk menjatuhkan dan menyingkirkan saya. Maka biarlah saya dibunuh Allah jika tidak saya akan mendahului membunuhmu !’

 

Melihat sikap dan mendengar kata-kata Al-Manshur tersebut , maka Imam Ja’far berusaha menenangkannya agar segala sesuatu dapat berjalan dengan baik dan dijelaskan dengan tenang.Beliau berkata kepada Al-Manshur,” Wahai amirul mu’minin, sesungguhnya Sulaiman telah diberi kekuasaan, maka dia bersyukur.Sesungguhnya Ayyub telah diberi bala cobaan, maka dia bersabar.Sesungguhnya Yusuf telah dianiaya, maka dia memaafkan. Dan saya memohon darimu agar engkau menghadirkan disini orang yang telah memberitahumu mengenai diriku dengan apa yang kau sebutkan tadi.”

 

Maka orang itu pun dipanggil dan dihadirkan dipertemuan . Kemudian Al-Manshur bertanya kepada orang itu,” apakah benar apa yang telah engkau beritahukan kepadaku mengenai Ja’far ?” dijawab orang itu,” Benar !” Mendengar apa yang dijawabkan oleh orang itu kepada Al-Manshur dihadapan beliau sendiri, maka Imam Ja’far merasa bahwa posisinya menjadi tersudut dan semakin berbahaya. Maka Imam Ja’far berkata kepada Al-Manshur,” Saya meminta kepadamu agar engkau menyuruhnya mengangkat sumpah atas kebenaran apa yang dikatakannya itu.

 

Dengan tanpa ragu-ragu orang itupun mengangkat sumpah untuk membuktikan kebenarannya. Hal itu membuat Imam Ja’far menjadi bertambah terpojok, maka kemudian beliau berkata lagi kepada Al-Manshur,” Suruhlah agar dia bersumpah dengan sumpah yang akan aku sumpahkan kepadanya, dan agar dia membatalkan sumpah yang telah di ucapkannya tadi.”

Maka jawab Al-Manshur kepada Imam Ja’far,” Aku persilahkan kepadamu untuk menyuruhnya bersumpah dengan kalimat apa pun yang kau pilih dan kau inginkan.”

Maka Imam Ja’far berkata kepada orang itu,” Engkau ucapkanlah kalimat ini :

 “ BARI’TU MIN HAULILLAHI WA QUWWATIHI WA ILTAJA’TU ILAA HAULII WA QUWWATI LAQOD FA’ALA JA’FAR…….( KADZA WA KADZA ) “

 

Arti kalimat diatas  :

“ BARI’TU MIN HAULILLAHI WA QUWWATIHI WA ILTAJA’TU ILAA HAULII WA QUWWATI LAQOD FA’ALA JA’FAR……( KADZA WA KADZA ) “

Aku nyatakan bahwa aku telah berlepas diri dari pertolongan daya dan kekuatan Allah, dan aku bersandar kepada daya dan kekuatan diriku sendiri bahwa benar Ja’far telah melakukan ini dan ini….( yaitu apa yang telah diberitahukannya kepada Al-Manshur ).

 

Catatan :

Jika ingin menggunakan kalimat sumpah ini maka cukup diganti namanya dan sebutkan maksud sumpah itu untuk apa.Afdholnya dalam bahasa arab !!

 

Setelah orang itu mendengar bunyi kalimat sumpah yang diminta oleh Imam Ja’far tadi agar dia mengucapkannya demikian, maka orang itu berubah menjadi takut dan tidak mau menurutinya. Melihat ulah orang itu, maka Imam Ja’far memalingkan pandangannya kepada Al-Manshur sebagai isyarat, lihatlah sendiri keadaannya.Dengan begitu maka bangkitlah amarah Al-Manshur kepada orang itu seraya membentaknya dan berkata,” Engkau harus mematuhi apa yang dikatakan oleh Ja’far !”

 

Dikarenakan sangat takut terhadap ancaman Al-Manshur, karena dia telah mengetahui betul bagaimana watak Al-Manshur jika marah-dia tidak akan segan-segan memerintahkan membunuh. Maka dengan terpaksa orang itu menurut dan bersumpah dengan sumpah itu.Suasana dipertemuan itu menjadi sangat tegang. Namun tidak berselang berapa lama setelah orang itu mengucapkan sumpah , tiba-tiba dia menghentak-hentakkan kakinya ke bumi dan mati seketika itu juga. Semua kejadian itu disaksikan sendiri oleh Al-Manshur, dan berobahlah sikap Al-Manshur terhadap Al-Imam Ja’far ShodiQ menjadi penuh rasa hormat dan kekaguman penuh penghargaan. Setelah itu Imam Ja’far ShadiQ memohon diri dan pulang.Diiringi dengan penghargaan dan penghormatan yang disampaikan Al-Manshur kepada beliau.

 

Setelah mengetahui rahasia tersebut, guru kami Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, pernah melakukan cara itu kepada seseorang yang akan benar-benar melakukan penipuan terselubung kepada beliau. Dan ternyata hasilnya seperti yang diceritakan. Hanya saja orang itu tidak sampai mati seketika ditempat.Yang terjadi setelah orang yang akan menipu beliau meninggalkan tempat dan sampai dirumahnya, mendadak dan tanpa sebab dia mau membunuh dirinya sendiri. Keluarganya menjadi gempar dan membuat geger orang disekitar.Orang tersebut berhasil diselamatkan.Akhirnya dia itu dibawa kembali ketempat Al-Habib Muhammad. Setelah meminta maaf dan mengembalikan semua yang telah diambilnya dari guru kami, maka keadaannya menjadi membaik. Alhamdulillah..

 

Maka inilah jawaban dari kami bagi mereka yang gelisah dan tertekan saat menunggu doa yang terasa tak kunjung Qobul.Apabila dia tanamkan dihatinya makna melepaskan diri dari kemampuan dan kekuatannya sendiri, dan dia berpegang teguh dengan kemampuan dan kekuatan Allah serta meyakini adanya bantuan yang diberikan-NYA, dan hal itu diulang-ulangnya dengan lisan dan hatinya, maka akan timbullah dalam dirinya suatu kesadaran dan pengetahuan yang betul-betul akan meyakinkannya, bahwa memang demikianlah keadaan dirinya bahwa sebenarnya dia tiada berkemampuan dalam segala hal dan lemah.Terkecuali jika dia diberi Allah kemampuan dan kekuatan dari-NYA. Maka akan hilanglah perasaan tertekan dan menjadi lapanglah dadanya, serta bertambahlah pengetahuannya terhadap Tuhannya. Sabda Rasulullah SAW,” Barangsiapa yang beriman dengan Al-Qoder ( Ketentuan Allah ) maka hilanglah depresinya.”

 

Sekianlah Syarah Hauqolah ini kami tuliskan. Semoga bisa dipahami semua sedulur disini. Mohon maaf jika penjelasan ini tidak menjadikanmu jelas atau malah membingungkanmu. Kami hanya memintamu untuk membacanya dengan pelan dan jernih, dan kami berharap akan timbul darimu Hikmah kebijaksanaan yang sebenarnya, sehingga bertambahlah kesabaran, ketekunan, dan pengharapannya akan doa yang di nanti datangnya. Sehingga doa itu akan wushul dan Qobul sebab kita telah memperbaiki etika dan adab sebagai hamba yang dhoif kepada Allah SWT. Atau dengan sebab kalimat ini menjadikan damai mereka yang bertentangan, mendahulukan Ego, yang mau menang sendiri atau yang berniat buruk.

 

Wabillahit taufiq wal hidayah, Wassalammu’alaikum wr.wb.

 

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

DZIKIR DAN WIRID AS-SAYYID MUHAMMAD SHADIQ AL-IRAQI R.A

31 Mei 2011

Pangeran Sukemilung

 

Assalamu’alaikum wr, wb… diantara beragamnya bacaan untuk memudahkan rezeqi ada baiknya kami tuliskan untukmu satu Dzikir wirid yang termasyhur dikalangan Habaib. Sekedar untuk menambah khasanah ke ilmuan. Tidak ada gunanya mengamalkan amalan yang panjang tetapi hilang tak berbekas, sedikit  tetapi menetap dan istiqomah adalah jauh lebih baik untukmu. Wirid ini merupakan Ijazah dari Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab, Palembang.Inilah sekelumit riwayat yang menyertai Dzikir wirid tersebut….:

 

Al-Allamah Mirza Husein An-Nauri menceritakan tentang riwayat dzikir dan wiridnya Sayyidina Muhammad Shodiq ini. Kata beliau saat itu keadaan Sayyid Muhammad Shodiq sangat menyedihkan dan dalam kesulitan yang menghimpit. Sampai kemudian beliau, sayyidina Muhammad shodiq tidur dan bermimpi seolah-olah berada disuatu lembah besar. Disitu terdapat satu bangunan besar berbentuk Gubah. Maka ditanyakan beliau kepada orang-orang yang berada disekitar bangunan tersebut, siapa pemiliknya. Dikatakan pada beliau bangunan itu milik Sayyidina Al-Imam Ibnu Hasan Al-Askari R.a.

 

Beliau langsung bergegas menemui sang Imam. Ketika sampai dihadapannya, beliau langsung mengadukan keadaannya yang buruk, sesusahan dan kesempitannya, dan memohon do’a untuk memecahkan semua kecemasannya itu. Sayyidina Ibnu Hasan meminta dia untuk menemui Sayyid Muhammad Sulthan Abadi Rahimahullah, dan menunjukkan tempatnya. Sayyidina Muhammad Shodiq segera menuju tempat yang dimaksud. Didapatinya Sang Sayyid sedang asyik berdo’a dan membaca Alqur’an. Beliau langsung menyampaikan pesan dari Sayyid ibnu Hasan. Maka Sayyidina Muhammad Sulthan Abadi R.h mengajarkan padanya sebuah do’a yang bisa memecahkan kesempitan dan mendatangkan rezeki.

 

Tiba-tiba Sayyid Muhammad terbangun dan doa tadi masih diingatnya. Dia pun langsung menuju ketempat Sayyidina Muhammad Sulthan Abadi R.h. Sesampainya dirumah sayyid, benar saja didapatinya ia sedang duduk di mushallanya persis seperti yang dilihatnya didalam mimpi. Beliau mengucapkan salam kepadanya. Dengan senyuman menghiasi wajah, sang sayyid menjawabnya seolah-olah ia sudah tahu keperluannya. Beliaupun meminta apa yang dimintanya dalam mimpi. Benar saja Sayyid Muhammad Sulthan R.h mengajarinya do’a yang sama.Muhammad shodiq segera mengamalkan do’a itu. Tak lama berselang duniapun melimpah ruah kepadanya datang dari segala penjuru. Dzikir yang diajarkan Sayyid Sulthan baik sewaktu dalam mimpi maupun ketika sudah jaga, adalah 3 macam wirid yang diamalkan setelah sholat shubuh.

 

          بسم الله الر حمن الرحيم

يا فتاح

‘ Wahai yang Maha Pembuka ‘ 70 x.

( catatan : Dibaca sambil meletakkan tangan kanan didada )

لاحول ولا قوة الا بالله.توكلت على الحي الذي لايموت.والحمدلله الذي لم يتخذ ولدا.ولم يكن له شريك في الملك.ولم يكن له ولي من الذل وكبره تكبيرا.

Laa Haula walaa Quwwata illa billahi, tawakkaltu ‘alaal hayyil ladzii laa yamuutu, wal hamdulillahil ladzii lam yattakhiz waladan, walam yakun lahu syariikun fiil mulki, walam yakun lahu waliyyun minadz-dzulli wa kabbirhu takbiiron. 3x

 

Ma’nanya  :

“ Tiada daya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah. Aku bertawakal sepenuhnya kepada Yang Maha Hidup Yang tidak pernah mati. Segala puji bagi Allah yang tidak membuat anak dan tidak mempunyai sekutu didalam kerajaan-NYA, dan tidak pula mempunyai pelindung kerena lemah, Agungkanlah DIA seAgung-agungnya.”

 

بسم الله,وصلى الله على محمد واله وافوض امري الى الله,ان الله بصير با لعباد,فوقاه الله سيئات مامكروا,لااله الاانت سبحانك انى كنت من الظا لمين,فاستجبنا له ونجيناه من الغم,وكذلك ننجي المومنين.حسبنا الله ونعم الوكيل,فانقلبوا بنعمة من الله وفضل لم يمسسهم سوء,ماشاءالله لاحول ولاقوة الا با الله,ما شاءالله لاماشاء الناس,ما شاء الله وان كره الناس,حسبي الرب من المر بوبين,حسبي الخالق من المخلوقين,حسبي الرازق من المرزوقين,حسبي الله رب العالمين,حسبي من هو حسبي,حسبي من لم يزل حسبي,حسبي من كان منذ كنت لم يزل حسبي,حسبي الله لا اله الا هو عليه تو كلت وهو رب العرش العظيم.

Bismillahi, wa sholallahu ‘alaa Muhammadin wa aalihi wa ufawwidhu amri ilallah, Innallaha bashiruun bil ‘ibaadi, Fawa qoohullahu  sayyi’aati maamakaruu, Laa ilaha illa anta subhaanaka inni kuntu minadh-dhoolimiin, Fastajabnaalahu wa najjainaahu minal ghommi, wa kazalika nunjiil mu’miniin, Hasbunallahu wa ni’mal wakiil, Faanqolabuu bini’matin minallahi wa fadhlin lam yamsashum suu’un, Maa-syaa Allahu  Laa Haula walaa Quwwata illa billahi, Maa syaa Allahu laa maa-syaa annaasu, Maa-syaa Allahu   wa in karihannaasu, Hasbiyar-robbu minal marbuubiina, Hasbiyallahu Robbul ‘alamiin, Hasbii man huwa hasbii, Hasbii  man lam yazal hasbii, Hasbii man kaana munzu kuntu lam yazal Hasbii, Hasbiyallahu Laa Ilaha illa Huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa robbul ‘arsyil ‘adhiim. 3x

 

Ma’nanya  :

Dengan menyebut Nama Allah, semoga Allah mencurahkan Shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya. Aku serahkan urusanku kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat hamba-hamba-NYA. Allah menjaganya dari keburukan makar mereka.

 

Tiada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang dzolim. Kami kabulkan dia dan kami selamatkan dia dari kesulitan. Begitulah kami menyelamatkan kaum mukmin.

Allah-lah yang mencukupkan kami dan DIA adalah sebaik-baiknya Pelindung. Mereka kembali dengan nikmat dan karunia dari Allah, mereka tidak ditimpa keburukan. Apa yang dikehendaki Allah, tiada daya dan kekuatan selain pertolongan Allah. Apa yang dikehendaki Allah bukan dikehendaki manusia. Apa yang dikehendaki Allah meskipun manusia tidak suka. Tuhan-kulah yang mencukupkanku sehingga tidak butuh lagi pada makhluk, Maha Penciptalah yang Mencukupkanku sehingga aku tidak butuh lagi pada makhluk.

 

Maha Pemberi rezkilah yang mencukupkanku sehingga tak butuh lagi pada manusia yang diberi rezki. Allah-lah yang mencukupkan-ku Tuhan semesta Alam.Dzat yang selalu mencukupkanku-lah yang mencukupkanku. Dzat yang sejak aku ada selalu mencukupkanku-lah yang mencukupkanku. Allah-lah yang mencukupkanku, yang Tiada Tuhan selain DIA. Aku bertawakal kepada-NYA, DIA-lah Tuhan Arsy yang Agung.”

 

Ada baiknya sebagai tambahan untukmu kami sertakan ISMULLAH  AL-A’DHOM, dimana didapatkan satu riwayat yang luar biasa. Maka tambahkanlah itu didalam setiap doa yang kau panjatkan. Riwayat itu begini….

 

Terdapat dalam suatu hadist bahwa Rasulullah SAW ditanya mengenai isim Allah Al-A’dhom, maka beliau berkata kepada yang bertanya itu  , ” Wajibkanlah dirimu membaca akhir surat Al-Hasyer. ”   ( Beliau mengatakan itu berulang-ulang ). Hadist ini diriwatkan As-Tsa’libi dan disalin oleh Al-Habasyi di kitabnya Al-Barakah.  Al-Imam An-Nawawi berkata, kami dapatkan dikitab Ibnu Suni satu riwayat berasal dari Anas R.A, bahwa Rasulullah SAW mewasiatkan kepada seorang laki-laki, jika dia akan tidur agar membaca surat Al-Hasyer. Kemudian beliau mengatakan kepada orang itu,” Apabila hal itu kau lakukan,  jika engkau mati maka matimu adalah syahid.” Ada yang meriwayatkan kalimat akhir hadist ini : “Engkau menjadi ahli surga !”

 

Begitupun dengan Shohibur Ratib Al-Attas ( Azizul Manal Wa Fathu Babil Wisal ), Al-Habib Umar bin  Abdurrahman Al-Attas mengatakan mengenai adanya penambahan Ayat Al-Hasyer ini dalam Ratib beliau. Dijelaskan bahwa penambahan itu disebabkan adanya suatu petunjuk Ghaibiyah agar ditambahkan dan ditempatkan sebagaimana Ratib itu dibaca sekarang. Berikut ini sebuah doa mustajab yang diriwayatkan sebagian Ulama dan dikatakan Barang siapa yang mau berdoa kepada Allah dengan Nama-NYA AL-A’DHOM, maka bacalah enam ayat dari awal surat Al-Hadid dan Ayat terakhir dari surat Al-Hasyer, yaitu  :

 

بسم الله الرحمن الرحيم

سبح لله ما في السموات والارض وهو العزيز الحكيم. له ملك السموات والارض يحيي ويميت وهو على كل شيء قدير. هو الاول والاخر والظاهر زالباطن وهو بكل شيء عليم. هو الذي خلق السموات والارض في ستة ايام ثم استوى على العرش يعلم ما يلج في الارض يعلم ما يلج في الارض وما يخرج منها وما ينزل من السماء وما يعرج فيها وهو معكم اين ما كنتم والله بما تعملون بصير. له ملك السموات والاض والى الله ترجع الامور. يولج الليل في النهار ويولج  النهار في الليل وهو عليم بذات الصدور.

 

 

“ Dia-lah Allah Yang Tiada Tuhan ( Yang berhak disembah ) selain Dia, Yang Mengetahui Yang Ghoib dan Yang Nyata, Dia-lah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Dialah Allah Yang Tiada Tuhan ( Yang berhak disembah ) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengarungi akan Keamanan, Yang Maha Memelihara, Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuasa, Yang Memiliki segala KeAgungan, Maha Suci Allah dari apa yang mereka persekutukan. Dialah Allah Yang Menciptakan, Yang Mengadakan, Yang Membentuk Rupa, Yang Mempunyai Nama-nama Yang Paling Baik.  Bertasbih kepada-NYA apa yang ada di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lahi Maha Bijaksana. “  ( QS. Al-Hasyer : 22-24 )

 

هوالله الذى لا اله الا هو عالم الغيب والشهادة هو الرحمن الرحيم هو الله الذى لااله الا هو الملك القدوس السلام المومن المهيمن العزيز الجبار المتكبر سبحان الله عما يشر كون هو الله الخالق البارئ المصور له الاسماء الحسنى يسبح له مافى السموات والارض وهو العزيز الحكيم.

 

 

“ Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah ( menyatakan kebesaran Allah ). Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Kepunyaan-NYA lah kerajaan langit dan bumi, Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dia-lah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Dhohir dan Yang Batin, Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. Dialah Yang Menciptakan langit dan bumi dalam enam hari ; kemudian Dia bersemayam di atas ‘Arsy. Dia Mengetahui apa yang masuk kedalam bumi dan apa yang keluar dari padanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepadanya. Dan Dia bersama kamu dimana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. Kepunyaan-NYA lah Kerajaan langit dan bumi. Dan kepada Allah-lah dikembalikan segala urusan. Dialah yang memasukkan malam kedalam siang dan memasukkan siang kedalam malam. Dan Dia Maha Mengetahui segala isi hati. ” ( QS. Al-Hadid : 1-6 )

 

 

Sesudah itu ucapkanlah doa ini  :

 

اللهم يا من هو هكذا ولا يزال هكذا وليس هكذا احد غيره اسالك ان تفعل لي……(كذا وكذا)……..

 

Allahumma Yaa man Huwa hakadza walaa yazillu Hakadza wa laisa Hakadza ihdi ghoiruhu as-aluka an taf’ala lii….( kadza wa kadza )

 

“ Ya Allah ! Wahai siapa yang keadaannya demikian ( yang disebut diayat ini ) dan dia selamanya keadaannya demikian dan tidak ada seorang pun yang keadaannya demikian  ( yaitu yang bernama dan mempunyai shifat-shifat seperti disebut dalam ayat diatas ) Aku meminta kepada-MU agar Engkau melakukan untukku ….(ini-ini/sebut hajatmu)”

 

( Untuk surah-surahnya bisa dilihat di dalam Al-Qur’an )

 

Ketahuilah ! Walaupun seandainya yang dimintanya itu agar mayat hidup kembali, niscaya permintaan itu akan dipenuhi. Di jelaskan bahwa berita ini bersumber dari Al-Barra’ bin ‘Azib, dan beliau dari Imam Ali bin Abi Tholib dan beliau dari An-Nabi Shalla Allahu ‘Alaihi Wa Alihi Wa Sallam.

 

Di kisahkan oleh Imam Ibnu Qutaibah, konon ada seorang laki-laki dari kalangan kaum shaleh yang mendengar bahwa Asma Allah tidak mempan oleh Api. Maka dia kumpulkan seluruh ayat-ayat Alqur’an , kemudian dia tulis satu persatu ayat disetiap lembar kertas . Lalu mulai membakarnya lembar demi lembar kertas berisi ayat Alqur’an itu. Ia terkaget ketika mendapati satu lembar kertas yang saat ia masukkan kedalam api langsung terbang melayang dan tak mempan oleh api. Ia ambil kertas itu dan ternyata didalamnya tertulis ayat … ( seperti diatas). Tahulah ia bahwa ini adalah asma Allah Yang Agung didalam Alqur’an.

 

Selanjutnya beliau R.A mengisahkan lagi. Ada seorang laki-laki yang dikenal sebagai penjual minyak dan penduduknya menduga bahwa dia memakai sabuk berajah yang bertuliskan bermacam-macam huruf, dengan khasiat ia bisa masuk kampung dari arah mana saja yang ia suka tanpa terlihat. Ketika orang itu mendekati ajalnya, sabuk itupun diambil. Ternyata, di dalamnya terdapat serakan-serakan huruf yang saat dihimpun menjadi satu ternyata berbunyi : Tiga ayat terakhir surah Al-Hasyer dan ayat terakhir surah At-Taubah.

Ini lafadz terakhir surah At-Taubah  : 129   :

 

حسبي الله لا اله الا هو عليه تو كلت وهو رب العرش العظيم.

 

Hasbiyallahu Laa Ilaha illa Huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa robbul ‘arsyil ‘adhiim.

 

=== Tamat Ijazah ===

Semoga tulisan ini bermanfaat untukmu. Permintaan kami sederhana, sertakanlah kami didalam setiap doamu, dan semoga Allah SWT memudahkan jalan keluar bagimu. Amiin.Barakallohu fikuum…

 

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

SERAPAH PUYANG SI PAHIT LIDAH

31 Mei 2011

PANGERAN SUKEMILUNG

 

Diantara beragam versi tentang Legenda Puyang Si Pahit Lidah, maka kami ber inisiatif untuk membuka sedikit wacana ini menurut catatan / tambo sejarah yang ada pada silsilah keluarga kami. Artikel ini hanya sekedar sharing saja, bukan untuk di perdebatkan. Jika ada pembaca yang lebih paham tentang Legenda ini, kami persilahkan untuk mengkoreksinya dan meluruskan. Sepanjang hal itu dapat menambah nilai-nilai kebersamaan, serumpun dan seketurunan guna menjaga nasab dari pelaku sejarah yang menjadi Legenda Sumatera Selatan ini.

 

Maka Beliau yang namanya kami ambil sebagai Nickname di KWA ini ( Pangeran Sukemilung ) menurut tambo / sejarah GUMAY adalah keturunan dari seseorang yang bernama DIWE GUMAY.Kisah itu sebagai berikut….

 

Bahwa GUMAY adalah nama seorang DIWE yang turun kedunia dan mulai betapak di Padang Selase ( Bukit Siguntang ) di palembang. Ngawak Diwe mule-mule  :

Diwe Gumay beristrikan anak Ratu Bengkulu. Waktu tersebut hampir bersamaan dengan terjadinya perang antara Bengkulu dan Aceh.Menurut ceritanya, Diwe Gumaylah yang dipanggil oleh bakal istrinya untuk menyudahi perang tersebut. Sehingga membuat perang tersebut berakhir dengan istilah : Atjeh kalah-Bengkulu Silah.

 

Dari pernikahan itu, Diwe Gumay mempunyai dua anak :

 

  1. Ratu   Iskandar Alam
  2. Ratu Selibar Alam.

( Ratu Selibar Alam pergi ke Pagaruyung-Minangkabau dan keturunannya ada dipagaruyung )

 

Ratu Iskandar Alam, berputra :

  1. Ratu Djemenang Sakti, berputra :
  2. Ratu Gandjaran, berputra :
  3. Ratu Menggale ( Semenggale ), berputra :
  4. Ratu Semenggali, berputra :
  5. Ratu Berdjunjang Sakti, berputra :
  6. Ratu Radje Kuase ( Meradje Mengkuse ), berputra :
  7. Ratu Radje Mude ( Ratu Kebuyutan ), yaitu Ratu terakhir.

 

Ke sembilan Ratu ini disebut “ RATU SEMBILAN DJUNDJANG “ ( Gilir ). Dari keturunan yang kesembilan ini, Ratu Radje Mude ( Ratu Kebuyutan ) mempunyai dua orang anak.

 

  1. Raden Simbang Gumay ( Pangeran Sukemilung ) disebut juga Puyang Sukemilung
  2. Putri Renik Debung. Beliau menjadi istri Puyang Saing Nage didalam laut.

 

Pangeran Sukemilung sendiri mempunyai 9 orang anak dari 2 istri. Anak-anak beliau ini disebut PUYANG SEMBILAN BERADEK. Nama anak-anak beliau adalah :

 

  1. Puyang Remandjang Sakti, napak BALAI BUNTAR-Lubuk sepang, Lahat.
  2. Puyang Intan permata Djagat,ngadekan ds.Prabu menang. Puntang Suku Merapi.
  3. Puyang Pandjang,di Panda Enim.
  4. Puyang Endang, di Lintang Kanan.
  5. Puyang Remindang, ditangga Rase ( Manna )
  6. Puyang Limpak, di Air Balui ( Musi Ulu )
  7. Puyang Limparan, di Lubuk – Kayu Are
  8. Puyang Untu, di Niru / Rambang Prabumulih
  9. Puyang Remuntu, di Tjinte Mandi ( Redjang Bengkulu )

 

Dan keturunan selanjutnya sampai sekarang adalah anak cucu dari Puyang Remandjang Sakti. Kembali pada Kisah Puyang Si Pahit Lidah ( Pangeran Sukemilung ), beliau mempunyai nama dan gelar yang banyak. Masyarakat Palembang dan sekitarnya mengenal beliau dengan nama-nama- antara lain dibawah ini :

 

  • Diwe Sekilung / Sukemilung               : Nama Saat Sedang Musafir
  • Diwe Serunting                                     : Nama Asli
  • Diwe Rakuan                                         : Nama Saat Berperang
  • Diwe Si Mata Ampat                            : Nama Keramat Bisa Melihat Dari Belakang
  • Diwe Lenggang Pati                             : Nama Keramat Bisa Mendatangkan Ribuan Angin Berdengung
  • Diwe Lian Pati                                       : Nama Budi Pekerti Lemah Lembut Dan Shabar
  • Diwe Malin Pati                                    : Nama Kebesaran Pemimpin

 

Menurut legenda Kesaktian beliau ada di lidahnya.Diantara berbagai macam keramatnya adalah beliau mempunyai Ucapan ( Kalimat Sakti ) yang bisa membuat apapun yang disumpahnya menjadi seperti yang di ucapkannya. Keluarga kami mengenal kalimat itu dengan nama “ UCAP GUMAI .“ Sejauh yang kami ketahui, ilmu ini menjadi semacam tradisi yang terus menyambung sampai ke anak cucu. Tanpa harus dipelajari pun, beberapa orang dikeluarga kami mempunyai kemampuan Ucap Gumai tersebut. Apalagi jika terdesak kedalam suatu persoalan yang membahayakan, terkadang tanpa sengaja keluar ucapan sumpah tersebut. Saking berbahayanya ilmu itu, para Tetua kami menyembunyikan ilmu itu rapat-rapat sampai sekarang. Yang masih menyimpannya kemungkinan besar hanyalah Para Jurai Kebale’an ( Tetua Adat suku Gumai, Keturunan dari Puyang Tuan Radje ).

 

Yang menarik dari kisah ini adalah, kami mendapatkan sebuah SERAPAH / KALIMAT yang sumbernya disebutkan berasal dari Puyang Si Pahit Lidah. Kalimat ini di tulis oleh KH. Bahri bin Pandak, Tanjung Atap-Komering Ilir Palembang didalam kitabnya yang berjudul Aurodul Hakiim. Dan beliau menyebutkan, mendapatkan Kalimat ini dari Ujo’ Agus, Air Pedaro. Redaksi Kalimat itu begini   :

 

Bismillahir rahmaanir rahiim…

Assalamu’alaikum kang malih jati

Wa’alaikum salam warohmatullahi wa barakaatuh

Ing ang pangeran akulah pangeran pati

Biso tedong biso si pahit lidah

Biso dibisakan kau oleh allah ta’alaa

Aku dikuasakan aku waliyullah

Berkat laa ilaha ilallah muhammadur rasulullah…( sebut hajat kita )

 

Disebutkan bahwa kalimat itu berguna sebagai sambatan / wasilah tawasul atas sesuatu keperluan yang kita butuhkan. Selama kita meyakini dan tulus dalam ucapan, kalimat sederhanapun bisa menjadi mantra mujarab untuk jalan keluar yang kita butuhkan. Terlebih disaat kepepet.

 

Cukup sekian dulu artikel ini. Kiranya bisa memperkaya khasanah kebudayaan nusantara. Dan kami menghimbau kepada semua keturunan dari DIWE GUMAI khususnya juga dari kerabat kami BASEMAH  DAN SEMUA ANAK KETURUNAN YANG ADA DI DAERAH LAHAT, PAGAR ALAM DAN SEKITARNYA…untuk menjaga dan melestarikan ilmu dan budaya peninggalan nenek moyang kita. Karena itu adalah identitas dan jati diri untuk keturunan dan anak cucu kita kelak.

 

Wabillahit-taufiq wal hidayah wassalamu’alaikum wr,wb…Barakallohu fiikum.

 

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

Hizab Al-Mastur

31 Mei 2011

( Dinding Ghaib Yang Menutupi Dan Menyembunyikan )

Pangeran Sukemilung

Assalamu’alaikum wr wb….. Sebelumnya marilah kita merenung sejenak mengkaji dan bermuhasabah akan diri dan segala bentuk maksiat lahir maupun batin yang telah kita lakukan. Pernahkah kita sadar, terkadang didalam diri seorang pengamal / penganut spiritual ada sesuatu kesombongan. Dia muncul karena ketidak sadaran kita dan kelemahan akan Iman yang ada didalam Qolbu.Terkadang tidak sadar, merasa diri ini berisi dengan Ilmu Hikmah tingkat tinggi, bisa melihat ghaib atau mengetahui keadaan seseorang ( istilah kawan-kawan di scanning ) tanpa sadar tergoda untuk mencobakan ilmu tadi ?? Akhirnya timbul reaksi dari pihak lawan. Yang tadinya tidak tahu jadi tahu dan mengadakan reaksi balasan. Beruntung kalo kesudahannya dengan Happy Ending, yang ditakutkan kalo masing-masing pihak tidak bisa menahan diri. Terus saja mengirim serangan. Tidak puas pake bom Molotov, dicobalah Rudak Scuut, belum berhasil Nuklir 2011 pun dikeluarkan. Masya Allah….!!!

Yang lebih mengherankan, tindakan tidak gentleman sebagai seorang yang berilmu ( Biasanya aliran Hitam ) mencoba melakukan suatu serangan terhadap seseorang yang jelas-jelas tidak pernah mempelajari Ilmu Hikmah. Yang akhirnya mengakibatkan suatu penderitaan kepada yang diserang. Istilah yang masyhur adalah santet, tenung atau teluh.

Prihatin akan keadaan itulah, kami berniat membabarkan salah satu bacaan yang dikalangan Habaib disebut dengan nama Hizab Al-Mastur ( Dinding tersembunyi yang tidak terlihat ). Ayat yang tertulis dibawah ini adalah potongan ayat dari surah Al-Isra : 45-46 dan Surah At-taubah : 129. Faedahnya antara lain adalah untuk menjadikan Dinding yang tidak terlihat oleh jin ( Khodam jin ), menghilangkan was-was yang datangnya dari syeton, dan mengusir yang jahat dari golongan jin dan syeton dari segala bentuk gangguan mereka.Dan menghilangkan segala bentuk khayalan yang ada didalam pikiran kita disebabkan bisikan dan gangguan mereka dari golongan Jin atau syetan.

Reaksi dari amalan ini bukanlah perlawanan, tetapi lebih seperti dinding yang menutupi sipembaca. Sehingga keadaannya tidak bisa dideteksi ( discanning ) oleh pihak lawan. Akibatnya bisa dimaklumi, karena serangan yang ditujukan tidak ada reaksi seakan-akan hilang lenyap tanpa arah, bisa dipastikan timbul ‘kemalasan’ atau malah membatalkan sama sekali serangan ghoib tadi. Dan ini jauh lebih bijaksana menurut saya dari pada meladeni hal-hal seperti itu. Sahabat-sahabat kami semasa di Majelis dulu lebih menyukai pembacaan wirid ini, dan mereka selalu menganjurkan untuk kami dawamkan. Alhamdulillah…walaupun kadang terlupa tapi tidaklah lepas sama sekali. Kami persilahkan bagi para ikhwan jika ingin mencoba mengamalkan wirid ini. Berikut tata caranya  :

Kaifiatu ‘Amal   :

Al-fatehah liridho illahi ta’alaa wa syafaa’atin nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi was sallama wa libarokaati karoomaati auliyaa illahi ta’alaa was-sholihin wa ridho walidayni li qodho-i haajatii….( niat )…wa ila hadrotin nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi was sallama, wa ilaa Hadrotin Nabiyullah Khidir Balya ibni Mulkan AS. Tsumma ila hadrotin Al-Habib Ali bin Hasan bin Abdullah bin Husein bin Shohibur ratib Al-Habib Umar bin Abdurrahman Al-Attos, wa khususon Ila Hadrotin Hujjatul Islam Al-Imam Al-Ghozaly at-tusi Ra. Bisirril al-fatehah….

Bismillahir rahmaanir rohiim…

Wa idza qoro’tal qur’ana ja’alna bainaka wa bainal-ladziina laa yukminuuna bil aakhiroti hijaabaan mastuuroo. Wa ja’alna ‘alaa quluubihiim akinnatan an yafqohuuhu wa fii adzaanihim waqroo, wa idzaa dzakarta robbaka fiil qur’aani wahdahu, wallau ‘alaa ad-baarihim nufuuroo.Faa-in tawallaw faqul hasbiyallahu Laa Ilaaha illa Huwa ‘alaihi tawakkaltu wa huwa robbul ‘arsyil ‘adhii.3x

Ma’nanya :

Dan apabila kamu membaca Al Quran niscaya kami adakan antara kamu dan orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, suatu dinding yang tertutup, Dan kami adakan tutupan di atas hati mereka dan sumbatan di telinga mereka, agar mereka tidak dapat memahaminya. dan apabila kamu menyebut Tuhanmu saja dalam Al Quran, niscaya mereka berpaling ke belakang Karena bencinya,( Qs.Al-Israa : 45-46 )

Jika mereka berpaling (dari keimanan), Maka Katakanlah: “Cukuplah Allah bagiKu; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya Aku bertawakkal dan dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung”. ( QS.At-taubah : 129 )

Waktu yang tepat membaca amalan ini adalah setelah sholat fardhu atau sekurang-kurangnya ba’da maghrib dan shubuh. Setelah membaca wirid itu maka tiupkanlah bacaan tadi kesekujur badan tanpa ada yang tertinggal. Pembacaan boleh dilakukan senafas atau biasa saja. Karena sesungguhnya syetan atau jin tidak mempunyai kekuatan terhadap diri seseorang yang bertawakkal / berserah diri kepada Allah SWT.

Kami kira cukup sekian penjelasan kami. Mohon maaf atas segala kekurangan dalam penyampaian. Sesungguhnya kesalahan berasal dari kami dan kebenaran hanyalah milik Allah SWT. Barakalloh…

Wabillahit-taufiq wal Hidayah, wassallamu’alaikum wr wb.

 

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

Hizbul Taskhirul A’daa

31 Mei 2011

Sayyidil Imam Masyriq wal Maghrib Asadullahil Gholib

Sayyidina Ali Bin Abi Tholib Ra.

 

Assalamu’alaikum wr wb…. berikut ini adalah salah satu Hizib yang di ajarkan oleh Sayyidina Ali bin Abi Tholib. Sayyidina Ali bin Abi Thalib adalah sepupu sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW. Beliau mempunyai banyak gelar yang diberikan Rasulullah SAW. Sayyidina Ali bin Abi Thalib berada dalam pengasuhan langsung An-Nabi SAW, sehingga tidak heran jika beliau mempunyai banyak ilmu dan di gelari oleh Nabi SAW sebagai Kota Ilmu, diantara berbagai gelar yang ada, Sayyidina Ali terkenal dengan sebutan Al-Imam Masyriq wal Maghrib Asadullahil Gholib yang artinya Pemimpinnya/penghulunya segala yang ada di sebelah Barat dan Timur dan beliau adalah Singa Allah yang Perkasa. Harapan kami semoga artikel ini bermanfaat bagi para ikhwan. Apa yang kami tuliskan untuk para ikhwan di Kampus Wong Alus ini semata – mata dalam niat menjalankan SULUK kami. Sesederhana niat kami maka sesederhana pula permintaan kami kepada para ikhwan…semoga menyertakan kami dalam setiap doa yang kalian panjatkan kehadirat Allah SWT. Amin Allahumma Amiin. Berikut ini adalah Hizib Taskhirul A’daa dan tata caranya.

Kaifiatu ‘Amal   :

Al-fatehah liridho illahi ta’alaa wa syafaa’atin nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi was sallama wa libarokaati karoomaati auliyaa illahi ta’alaa was-sholihin wa ridho walidayni li qodho-i haajatii….( niat )…wa ila hadrotin nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wa alihi was sallama, wa nabiyullah Khidir Balya ibni Mulkan AS. Khususon ila hadrotin Al-Imam Masyriq wal Maghrib Asadullahil Gholib Sayyidina Ali bin Abi Tholib, wa man ajazani Al-Habib Muhammad bin Ali Syahab – Palembang. Bisirril Al-fatehah….

 

Bismillahir rahmaanir rahiim.

Allahumma sakhirlii a’daa-ii kamaa sakhortar riiha li sulaimaana ibni daawuuda ‘alaihis salaam. Walayyinhum lii kamaa layyantal hadiida li dawuuda ‘alaihis salam. Wa dzallilhum lii kamaa dzallallta fir’auuna li muusaa ‘alaihis salaami wa aqhirhum lii kamaa qohharta abaa jahlin li muhammadin sholallahu ‘alaihi wa aalihi wa sallama.bihaqqi Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shood – Haa Miim ‘Aiin Siin Qoof, shummun bukmun ‘ummyun fahum laa yarji’uuna. Shummun bukmun ‘ummyun fahum laa ya’qiluuna.fasayak fikahumullahu wahuwal samii’ul ‘aliim. Wa sholallahu ‘alaa sayyidina muhammadin wa alihi ajma’iina. Bismillahir rahmaanir rahiim bihurmati Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shood – Haa Miim ‘Aiin Siin Qoof wa laa haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim.7x

Saat pembacaan huruf : Kaaf Haa Yaa ‘Ain Shood – Haa Miim ‘Aiin Siin Qoof , lakukan dengan tahan nafas. Setelah selesai pembacaan hizib lalu meniupkan bacaan itu ke enam penjuru ( Depan – Belakang – kanan – kiri – atas – Bawah ) Insya Allah bagi yang mengamalkannya akan terpelihara dari bahaya apapun, dan semuanya tunduk kepadanya. Pengaruh doa ini sangat besar sekali. Musuh akan tunduk dan tidak akan berkutik sama sekali, sehingga tidak bisa mengganggunya. Akhirul kalam…inilah sadaqoh ilmu untuk para ikhwan.

Semoga bermanfaat. Barakalloh fikum…

Wabillahit-taufiq wal Hidayah, wassallamu’alaikum wr wb.

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

 

Hizbul Bahr

31 Mei 2011

Assalamu’alaikum. Wr.Wb….Khususnya yang pernah mendapat Ijazah Hizbul Bahr,ini salah satu simpanan/rahasia dari Al-Maghfurlah Sayyidil Walid Al-Mukarrom KH.Bahri bin Pandak bin Kabu, Tanjung Atap Komering ilir Palembang.Inilah Hizb yang mengandung Ismul ‘Adhom dan Sirr yang Agung.Hizbul Bahr adalah Doa yang akan mencukupi keperluan dan hajat pembacanya.

 

Kaifiatu ‘Amal

o    Cukup dibaca ba’da Asar dan subuh 1 kali secara lengkap Hizbul Bahr.

o    Untuk pengamalan khususon dibaca malam hari ba’da isya / tengah malam dengan menyebutkan niatnya.

o    Untuk Riyadhoh khusus kami sarankan antum mencari Mujiz yang dapat mengijazahkan kaifiatu riyadhoh.

 

Ini Hizbul Bahr selengkapnya

 

Tawasul Hizbul Bahr

Bismillahir rahmannir rahiim

o    Li ridho illahi ta’alaa wa syafa’atin Nabi Syaidina wa maulana Muhammadin SAW, wa libarokati Awwalil Aqthobi sibthin Nabiyyi wa qurrotin Nabiyyi Sayyidina Hasan ibni Ali wabni Fathimah Azzahro’ Radliyallohu Anhum, wa libarokati Sulthonil Auliya’il ‘Arifin wa Afrodil ‘Ulama-il ‘Aamiliin wa Quthbi Jamii’il Maqoomi Wa Ghoutsil A’dhomi As-Sayyid As-Syaikh Abul Hasan ‘Ali Asy-Syaadziliy R.a,wa ushulihi wa furu-‘ihi innallaha yu’li darojaatihim fil jannati wa yanfa’una min barokatihim wa karomaatihim wa asrorihim wa anwaarihim, wabi’ulumihim fiddiini wad-dunyya wal aakhirooti wa an tarzuqona mahabbatahum  wa adkhilna fii silsilatihim wa himaayatihim wa antah-syuronaa fii zumrotihiim wa amittana ‘alaa millatihim….. bissirril alfatehah.7x

o    Wa li-barokati tilmidzihi Quthbil Aqthob Al’Arif billah As-Sayyid Abil Abbas Al-Mursy R.a,wa Syaikh Muhammad Sholih bin Ibrohiim Ar-Rois Mufti Syafii’iyyah bi Makkah Al-Mukaromah, Syaikh Muhammad Sholih bin Abdurrohman As-Siami, wa  Syaikh Tuan Abdullah bin Muhammad Sholih, wa Syaikh Tuan Abdul Shomad-Pulau Candung, wa Syaikh Ahmad As’ad Addaqoq,wa Syekh Abdurrahman bin Harun-Kayu Agung, Syaikh KH.Bahri bin Pandak-Tanjung Atap….bisirril al-fatehah.7x

o    Wa li-barokati Al-Arifbillah Syaikh Ali bin Abdurrahman Al-Kalantani,Syaikh Bahsin bin Ishaq-Sako Tigo,Syaikh Ishaq bin Bahsin-Sako Tigo,Syaikh Syamsudin bin Haji Muhammad-Campang Tigo, Syekh Umar Ba Junaid,Syaikh Shohib bin Tubagus Sulton Abu Al-Mahaasin ( Sulton ke 18 Banten ),Al-Habib Syech bin Syahab,Ustadz Syech bin Usman ,Ustadz Husein bin Hasan As-Saqof,Ustadz Ujo’ Agus-Air Pedaro…..bisirril al-fatehah.7

( Sanad Ijazah Hizbul Bahr ini dicatat oleh KH.Bahri bin Pandak, 4 Muharom 1381 H- di Makkah Al-Mukaromah di rumah Bibi beliau yang bernama Ibu Maimunah Binti Shulil yang berasal dari Tanjung Batu.Wallahu a’lam bissowab  ! )

 

A’uudzu billahi minasy-syaitonirrojiim.Bismillahir rahmaanir rahiim.

Wa bihil haulu wal Quwwatu robbi yassir walaa tu’assir.Ya muyassiro kulli ‘asiirin,bihaqqi…( Baca setiap Huruf Hijaiyah satu-persatu dengan tertib dan khusu’ )

1.        Laa ilaha ilallah.10 x

2.        Laa ilaha ilallah Muhammadur rosulullah shollallahu ‘alaihi wassallama jazallahu ‘annaa Muhammadan maa huwa ahluhu.

3.        Astaghfirullahal Adhiim alladzi laa ilaha illaa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaihi.10x

4.        Allahu Akbar Allahu Akbar Laa ilaha ilallah wallahu akbar Allahu Akbar walillahil hamdu.7x

5.        Bismillahirrahmaanirrrahim.

Allahumma sholli wa sallim ‘alaa sayyidina Muhammadin wa ‘alaa ali Sayyidina Muhammadin ‘adada ma’lumin laka.10x

 

·         Kemudian membaca Al-fatehah….

Liridho illahi ta’alaa al-fatehah…..1x ( sambil membentang tangan layaknya berdoa )

I’tashomtu billahi wa hasbunallahu waman nashru illa min ‘indillaahi wamaa taufiiqi illa billahi, ‘alaihi tawakkaltu wa huwa robbul arsyil ‘adhiim, walaa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adhiim.

·         A’uudzu billahi minasy-syaitonirrojiim.Bismillahir rahmaanir rahiim.

Allahumma Yaa ‘Aliyyu Yaa ‘Adhiimu Yaa Haliimu Yaa ‘Aliimu, anta robbi wa ‘ilmuka hasbi fani’mar robbu robbi, wa ni’mal hasbu hasbi tanshuru man tasyaa-u wa antal ‘aziizur rohiimu. Nas-alukal ‘ishmata fiil harokaati was-sakanaati wal kalimaati wal irodaati wal khotorooti minadz-dzunuuni wasy-syukuuki wal auhaamis saatiroti lil quluubi ‘an muthoola’atil ghuyuubi.

(Maka disini tambahan dari KH.Bahri bin Pandak untuk memudahkan rahasia-rahasia yang Ghoib.)

·         Baca  :

Allahumma athli’niil Ghuyuuba kamaa kulta fii kitaabika munjili yu’tiil hikmata man tasyaa-u waman yu’til hikmata faqod uuti khoiron katsiiron wa maa yadzkur illa uulul albaab.Allahumma Yaa Awwalu wa Yaa Aakhiiru wa Yaa Dzoohiru wa Yaa Bathiinu faqihni fiddiini wa ‘allimni  ta’wiilaan wa asroorol khothorooti warrisaalaati minal Qoriibi wal ba’iida wa shidqi aqwaali wa af’aalii wa i’tiqoodii bittahqiiqi yaa ilaahal awwaliina wal akhiirina bisyafaa’ati sayyidina Muhammadin sholallahu ‘alaihi wassallama.Walhamdulillahir robbil ‘alaamiin.

 

·         Lanjutkan pembacaan Hizbul Bahr …:

Faqodibtuliiyal mukminuuna wa zulziluu zilzalaan syadiida…( kepakkan tangan ke paha 3 kali )

 

·         Teruskan hizbul Bahr…:

wa idz yaquulul munafiquuna walladziina fii Quluubihim marodhun maawa’adanaallahu wa rosuulu  illa Ghuruuron fasyabbitnaa wanshurnaa….

(sampai disini jika berniat supaya jangan tenggelam, baca : wamaa Qodarullaha haqqo Qodrihi wal ardhu jamii’aan Qodhbatuhu yaumal Qiyaamati was-samaawatu mathwiiyaatun biyamiinihi subhaanahu wa ta’aala ‘amma yusyrikuuna.Bismillahi majrehaa wa mursaahaa inna robbi la-ghofurur-rohiim )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Wa sakhirlanaa hadzal bahro kamaa sakh-khortal bahro li muusaa wa sakh-khortan naaro li-Ibrohiima wa sakh-khortal jibaala wal hadiida li dawuuda wa sakh-khortar riiha wasy-syayaathiina wal jinna li-sulaimaana wa sakh-khortal barqo wasy-syamsa wal Qomaro li sayyidina Muhammadin sholallahu ‘alaihi wassalaama.Wa sakh-khirlana kulla bahrin huwa laka fil ardhi wassamaa-i wal mulki wal malakuuti wa bahrid-dunyaa wa bahril aakhiroti wa sakh-khirlana kulla syai-in.

( Sampai disini jika berniat untuk menemui seseorang agar mendapat simpati dan tidak di zholimi, baca  : Ya ‘Aziiz.70x. A’izzatii fii Qolbi…….bin/binti…..)

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Yaa man biyadihi malakuuti kulli syaii-in.KAAF HAA YAA ‘AIIN SHOOD..3x (Saat membaca kelima huruf ini caranya : Baca kelima huruf itu sambil menggenggam dari kelingking kanan sampai ibu jari kanan.Kemudian baca lagi kelima huruf tersebut sambil membuka jari dimulai dari ibu jari sampai kelingking.Kemudian baca kembali sambil menutup jari kelingking sampai ibu jari kanan.Posisi terakhir jari kanan tertutup !! )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

UNSHURNAA…

( Sampai disini jika berniat untuk MENANG dari musuh, baca : Robbi inni maghlubun faantashiir fanshurnaa ‘alaal Qoumil kafiriin.21x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Faa-innaka khoirun nashiiriina.Waaftahlanaa…

( Sampai disini jika berniat untuk melepaskan diri dari suatu persoalan yang mengikat kita, bacalah : Robbanaaftah bainanaa wa baina Qouminaa bil haqqi faa-innaka khoirul faatihiina.480x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Faa-innaka khoirul faatihiina.Waghfirlanaa faa-innaka khoirul ghofiriina warhamnaa faa-innaka khorur rohimiina…

( Sampai disini jika berniat untuk mendapatkan kebaikan & kebahagiaan, bacalah  :Wa Qul robbighfir warham wa anta khoirur rohiimiin.29x dan asma ini  : Yaa Allah Yaa Rohiim.209x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Warzuqnaa faa-innaka khoirur-roziqiin…

( Sampai disini jika berniat untuk mendatangkan rezeqi, bacalah  : Yaa Rozaaqu Yaa Wahaabu Yaa Ghoniyyu Yaa Muhgnii.307x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Wahdinaa wa najjinaa minal qoumidz-dzolimiina…

( Sampai disini jika berniat untuk melepaskan diri dari kejahatan orang zholim, bacalah : Tsumma nunajjiyal ladziinat-taqou wa nadzarudz-dholimiina fiihaa jisyiiyyan.120x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Wahablanaa riihaan toyyibatan kamaa hiya fii ‘ilmuka…

( Sampai disini jika berniat agar manusia kasih sayang akan diri kita, bacalah Hizbul Bahr 91x di air mawar dan setiap satu kali baca sesudah kalimat ” riihaan toyyibatan ” kalimat ini : Yuhibbunahum kahubbillahi walladziina amanuu asyaddu hubballillahi.70x. Dan doa ini : Allahummaj’allisy-syafaqota wal mahabbata lahaa irtibaatho li-itsaaroti ba’dhohaa ila ba’dhin fii Qolbi…..bin/binti…..mutamak-kanan lii……bin/binti ….. ( Au …….bin/binti……..) ! Di iringi puasa 3 hari bi laa ruh.Maka jika hendak berjumpa dengan orang yang dikehendaki ambil sedikit air mawar tadi.Sapukan dimuka kita.Maka dilihatnya muka kita bercahaya ajiib dan ajaiib.

Dan jika ingin kaya, bacalah Hizbul Bahr 21x. Dan setiap satu kali bacalah  : Aghninii war zuqnii rizqon toyyiban waa si’aan bi ghoiri hissab min ghoiri ta’abin walaa nashobin.Lamanya pembacaan itu 3 hari dengan puasa bilaa ruh dan bersedaqolah dengan roti/makanan berkuah.)

 

Catatan : fii Qolbi…..bin/binti…..mutamak-kanan lii ( isi titik-titik dengan nama orang yang kita maksud dan sambung/tambahkan setelah kata  lii  dengan nama kita dan kata AU  dengan nama seseorang yang kita bantu !

Contoh :   

1.        Fii Qolbi Maryamah binti Karpov mutamak-kanan lii ( Andre Hirata,diri kita )

2.        Fii Qolbi Maryamah binti Karpov mutamak-kanan  li Lintang ( orang yang kita doakan )

LII / LI bermakna : Untuk.LII : untuk diri kita / LI : untuk orang lain. Sedang AU bermakna : Atau. Jadi saat kita mendoakan orang lain, kata AU dihilangkan.

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Wansyurhaa ‘alainaa….

( Sampai disini jika berniat untuk mempertahankan kedudukan serta tinggi derajat dan diikuti perkataannya, bacalah :Yaa ‘Athuffu Yaa Ro-ufu Yaa Kariimu.200x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Min hajaa-ini rohmatika wahmilnaa bihaa hamlal karoomati ma’as-salamati wal ‘afiatii fiddiini waddunyaa wal-aakhirooti innaka ‘alaa kulli syaii-in Qodiir.

( Sampai disini jika berniat untuk menjaga miliknya, selamat agama serta dunia akhiratnya, bacalah : Robbana aatinaa fiddunyaa hasanatan wa fil akhirooti hasanatan waqinaa ‘adzabannaar.100x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Allahumma yassirlanaa umuuronaa…

( Sampai disini jika berniat untuk menyampaikan kehendaknya dengan mudah, bacalah : Yaa Muyassir kulli ‘asiirin yassir muroodii wa sahhil fu-aadii li fadhlikal waasi’i.300x )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Ma-‘arrohati li qulubinaa wa abdaninaa was-salamata wal-‘afiyyata fii diininaa wad-dunyaanaa wakunlana shohiban fii safarinaa wa kholiifatan fii ahlinaa wathmis ‘alaa wujuuhi a’daa-inaa wamsakh-hum ‘alaa makanatihim falaa yastathi’uunal madhii walal majii-i ilainaa walau nasyaa-u lathomasnaa ‘alaa a’yunihiim fastabaquush-shirotho fa-anna yub-shiruuna walau nasyaa-u lamasakhnaahum ‘alaa makaanatihim famaastho’uu mudhiyyan walaa yarji’uuna robbihkum bil haqqi wa robbunaar-rohmaanul musta’aanu ‘alaa maa tashifuun.

Yasiii. Wal Qur-Aanil Hakiim.Innaka laminal mur saliin.’Alaa shiroothim mustaqiim.Tanziilal ‘azizir-rohiim.Litundziro Qouman maa undziro aa-baa-uhum fahum ghoofiluun.Laqod haqqol qoulu ‘alaa aktsrihim fahum laa yukminuun.Inna ja’alnaa fii a’naqihim aghlalan fahiya ilal adz-qooni fahum muqmahuun.Wa ja’alnaa mim baini aidiihim saddan wamin kholfihim saddan faa agh-syainaahum fahum laa yubshiruun.Syaahatil wujuuhu.3x ( Tangan kanan yang masih dalam posisi menggenggam,pukulkan kepaha 3x )

Wa ‘anatil wujuuhu lil-hayyil Qoyyum wa qod khooba man hamala zhulman.HAA MIIM ‘AIIN SIIN QOOF…( Maka bukalah jari tangan kanan yang menggenggam itu dari ibu jari sampai kelingking ).

Marojal bahroini yaltaqiyaani baynahumaa bardzakhul-laa yab-ghiyaani…..

( Sampai disini jika berniat untuk terhindar dari binatang buas dan musuhnya, bacalah : Yaa Hafiizh Yaa Munjii Yaa Mughniis-turnaa bi sitrikal jamiili kamaa satartal anbiyaa-i min sathwaatal faroo’inata waj’al bainanaa wa bainahum saddan )

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

HAA MIIM.7x…..

( Sampai disini jika berniat untuk terhindar dari musuh dan semua perangkapnya, bacalah  : Allahumma laa taqtulnii bighodhobika walaa taqtulnii bi’adzaabika wa’aafinii qobla dzaalika.Allahumma laa tu-aakhidznii bisuu-in ‘amaali walaa tusallith ‘alaa man laa yarhamunii wa kuffa aidin-naasi ‘anni .)

 

  ·         Teruskan Hizbul Bahr…:

Hummal amru wajaa-annashru fa’alainaa laa yunshoruun.HAA MIIM tanjiilul kitaabi minallaahi ‘aziizil ‘aliim.Ghoofiridz-dzanbi wa qoobilt-taubi syaadiidil ‘iqoobi dzith-thouli LAA ILAHAA ILLA HUWA ilaihil mashiir.Bismillaahi baabunaa tabaaroka hiithoonunaa,Yasiin saqfunaa, Kaaf Haa Yaa ‘Aiin Shood ( saat membaca lima huruf ini,genggamkan jari tangan dari kelingking sampai ibu jari, Setelah sempurna teruskan membaca…KIFAAYATUNAA.)

 

·         Teruskan Hizbul Bahr…:

HAA MIIM ‘AIIN SIIN QOOF ( saat membaca lima huruf ini,buka jari tangan dari ibu jari sampai kelingking,setelah sempurna membaca…HIIMAAYATUNAA.) ( Fasayakfiikahumullahu wahuwas-samii’ul ‘aliim.3x ) Sitrul ‘arsyii masbuulun ‘alainaa wa ‘ainullaahi naadziirotun ilaiina bihaulillahi laa yaqdiru ‘alainaa wallahu min waroo-ihim muhiithuun bal huwa Qur-aanun majiidun fii lauhin mahfuuzh.Fallaahu khoiruun haafizhon wahuwa arhamur roohimiin.Inna waliyallahil-ladzii najjalal kitaaba wahuwa yatawallash-sholihiin.( Faa-in tawallau faqul hasbiyallahu laa ilaaha illa huwa ‘alaihi tawakkaltu wahuwa robbul ‘arsyil ‘adziim.3x ) ( Bismillahilladzii laa yadh-dhurru ma’asmihi syaii-un fiil ardhi walaa fiis-sama-i wahuwas-samii’ul ‘aliimu.3x) (Wala haula walaa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adziim.3x )

 

·         Kemudian penutup hizbul bahr, yaitu :

A’uudzubikaalimaatillahit tammaati kullihaa min syarri maa kholaqo.3x

Innallaha wamalaa-ikatahu yusholluuna ‘alan-nabiyyii,Yaa ayyuhal-ladziina aamanuu shollu ‘alaihi wa sallimuu tasliimaan.Nashrum minallahi wa fat-hun Qoriibun wa basy-syiril mukminiin.Yaa Muhammad huwal awwalu wal aakhiiru wadz-dzoohiru wal baatinu wahuwa ‘alaa kulli syaaii-in Qodiirun.Ni’mal maulaa wa ni’man nashiiru.Robbighfir warham wa anta arhamar-roohimiin.Allahumma Yaa haadhiiron laisa bi Ghoo-ibin Yaa Maujuudan ‘indasy-syadaa-idi.Yaa Khoofiyal luthfi Yaa lathiifaa-shun’i Yaa Mujammilaas-sitri Yaa Haliiman laa ya’jal Yaa Jawaadan laa yab-khol, iqdii haajaatana birohmatika Yaa Arhamar roohimiina.

Allahumma inni as-aaluka bibarkati hadzal Hizb wa bibarokati qoo-ilihi Abii Hasan Asy-Syadzily an-tunawwiru Quluubanaa wa tasyroha shuduuronaa wa tarhama amwaatanaa wa ‘an tu’aafiyana min jamii’il balaa-i wal balwaa fid-dunyaa wal aakhirooti wa an-tatuuba ‘alaina innaka ‘alaa kulli syaii-in Qodiirun.Ni’mal maulaa wa ni’man nashiiru.Robbighfir warham wa anta khoirur-roohimiin.

Tutup Hizbul Bahr dengan Al-Fatehah…:

Al-fatehah li sayyidina Syaikh Abil Hasan Asy-Syadzily wa taabi’iihi wa taabi’iihim, syaiun lillahi lahumul faatihah…….1x

 

·         Hizbul Bahr selesai.

Semoga bermanfaat. Jazakumullah bi ahsanil jaza.Terima kasih buat istri tersayang atas bantuan Koreksinya.

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM


Zikir Taubat

29 Mei 2011

Fadhilatus Syech Al-Maghfiroh

Sayyidul Walid Pangeran Muhammad

KH.Ali Umar Toyyib Al-Palembani.

Palembang Darussalam

 

Pangeran Sukemilung

Assalamu’alaikum Wr.wb…menyambut Tahun baru Hijriah 1 Muharam 1432 H. Mari sedulur KWA khususnya dan seluruh kaum muslimin dan muslimat umumnya,kita amalkan Zikir Taubat untuk munajat kepada Allah SWT. Semoga kiranya diampuni semua Dosa dan kesalahan kita dan di Qabulkan semua hajat, dibukakan semua yg terkunci selama ini, dijelaskan semua hal yang samar dan di jauhkan dari bala bencana, didatangkan hujan rahmat dan rezeqi yang berlimpah. Amiin.

 

Al-fatehah bil-futuhi wal munuuhi wa sholahil jasadi warruuhi wattaubatan nashuuhi bi annallaha yaqbalu minal jamii-‘i wa ya’fuu ‘anil jamii-‘i wa yushlihu sya’nal jamii-‘i fiddiini waddunya wal aakhiro wa ‘alaa kulli niyyatin sholihatin maqbuulatin fii khoiriin wa luthfiin wa ‘afiiyatin…wa ila hadhrotin nabiyyi Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wassalama…al-fatehah

1.       Ilahi anta maqshuudii wa ridhoka mathluubi a’thini ma’rifataka wa mahabbataka.3x

2.       Asyhaduan laa ilaha ilallah wa asyhadu anna muhammadan rosulullah.3x

3.       Ash-sholatu wassalamu ‘alaika ya sayyidi ya rasulullah qod dhoqot hilaati adrikni wakhudz biyaadi wakun ma-‘ii aghitsnii sarii’an bi ‘izzatillah.11x

4.       Allahumma inni as-aluka wa atawajjahu ilaika bi nabiyyika sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘alaihi wassalama, Annabiyyir rohmati wa syafii-‘il ummati. Ya Sayyidi Ya Rasulullah inni atawassalu bika ilaa robbi fii haajatii….( Pasang Niat )…lituqdhoolii. Allahumma Syaffi’hu fiyya… Allahumma Syaffi’hu fiyya… Allahumma Syaffi’hu fii nafsii.3x

5.       Allahumma inni as-aluka ( Ya Allah hawwil haali ilaa ahsanil haali. 66x ) mimma tuhibbu wa tardho fiddiini wal aakhiroti wa anta rodhin ‘anna ya robbal ‘aalamiina.

6.       Astaghfirullahal ghofuurur rohiim.33x

7.       Robbighfirlii wali walidayya.33x…..warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiro.

8.       Astaghfirullaha lil mu’miniina wal mu’minaati. 33x…innaka antal ghofuurur rohiim.

 

Kemudian meng-istighfarkan badan jasmani dan rohani. Setiap anggota tubuh dan titik lathifah ditubuh kita dibacakan- Astaghfirullahal ‘adhiim -10x sehabis-habis nafas.

 

Anggota tubuh batin no Anggota tubuh dhohir no
( Qolbu ) 2 jari dibawah susu kiri 1 Lidah / lisan 1
( Ruh ) 2 jari dibawah susu kanan 2 ‘Ainun / Mata 2
( Sirri ) 2 jari di atas susu kiri 3 Udzunun / Telinga 3
( Khofi ) 2 jari diatas susu kanan 4 Anfun / Hidung 4
( Akhfa ) ditengah-tengah dada 5 Rijlun wa Yadun /Kaki & tangan 5
( Nathiqoh ) ditengah-tengah 2 alis 6 Bathnun / Perut 6
( Kullu Jasad ) semua jasad dari atas sampai ujung kaki 7

 

Faraj / Syahwat

 

7

 

 

Ø  Min kulli dzanbin ‘adhiimin wa min jamii’idz dzunuubi wal aatsam sirron wa jahron dhohiron wa bathiinan Qoulan wa fii’lan sam’an wa bashoron taubatan nashuha ( Tubnaa ilallah wa roja’naa ilallah,3x ) Allahumma taqobbal minnaa ya Kariim.

Ø  Allahumma anta robbii laa ilaha illa anta kholaqtanii wa ana ‘abduka wa ‘ana ‘alaa ‘ahdika wawa’dika maastatho’tu wa a’uudzu bika min syarri maa shona’tu abuu-ulaka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bi dzanbii faghfirlii fa-innahu laa yaghfirudz-dzunuubi illa anta.

Ø  Allahumma inna maghfirotaka arjaa min ‘amalii wa inna rohmataka au-sa-‘u min dzanbii .Allahumma inlam akun ahlan an-ablugho rohmataka farohmatuka ahlun an-tablughonii li annaha wasi’ats kulli syaii-in Ya Arhamar rohimiin.

Ø  Allahummaj’al  nafsii nafsaan thoyyibatan muthma-innatan thoo-i’atan haafidhotan ti’minu  biliqoo-ika wa taqna’u bi ‘athoo-ika wa tardhoo bi qodhoo-ika wa takhsyaaka haqqo khosy-yatika walaa haula wala quwwata illa bika.

Ø  Ilahii inkunta Qobilta taubati wa Ghofarta huubii fa akrimni bi nuril fahmi wal hifdzi hatta ahfadho kulla maa sami’tu minal ‘ilmi wal Qur’an.

Ø  Ilahii akrimnii bihusnish-shouti wan-naghmatii hatta man sami’a kalaami wa Qiro-atii yadzdadu riq-qotan fii Qolbihi wa inkaana qoosiyal Qolbi.

Ø  Ilahii akrimnii birrizqil halaali min haitsu laa ahtasib wa anta khoirurroziQiin.Walhamdulillahi robbil ‘alamiin. Amin

 

Selanjutnya sambil munajat dalam hati mohon kepada Allah apa yang kita butuhkan, bacalah Ismu Dzat : Ya Allah. 66x.

 

Insya Allah…semoga tercapai semua keinginan dan Qobul segala impian.Wassalam.Jazakumullah bi ahsanal jaza.

 

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

Cara Bertawasul Kepada Auliya Allah SWT Untuk mendatangkan Hajat

29 Mei 2011

Assalamu’alaikum wr,wb….berikut ini adalah cara untuk meminta pertolongan dari para Waliyulloh berkenaan dengan hajat atau masalah yang kita hadapi. Maka amalkanlah dengan yaqin dan khusu’. Maka Insya Allah semua doa akan di Ijabah. Ijazah ini dari Syaikhina KH.Ali Umar Toyyib Al-Palembani, Palembang Darussalam. Kami tuliskan untuk meneruskan amal baik Beliau. Amiin.

Kaifiatu ‘amal  :

Dibaca ba’da sholat Maghrib, sebelum berkata-kata atau melakukan sesuatu. Langsung sesudah salam.

A’uudzubillahi minasy-syaitoonir rojiim. Bismillahir rahmaanir rahiim

Wabihi nasta’iinu wala haula walaa quwwata illa billahil ‘Aliyyil ‘Adhiim.

Assalaamu’alaikum Yaa Ibaadallah.3x…Wa yaa Rijalullah Wa yaa Rijal Ghoib  wa Yaa Rijalul mu’miniin wa yaa Arwahil MuQoddasah  wa yaa Ash-haaban naubah wa rohmatullahi wa barokaatuh.

Yaa ‘Ibaadallah a’iinuuni.3x …Bi’aunillahi bi haqqillahi wa bijaahillaahi bi ruuhi Sayyidina Muhammadin  Rasulullah Sholallahu ‘Alaihi wa sallam……..( sebutkan Hajatmu ! ).

Yaa Syekh Kyai Datuk Marogan Mas Agus ‘Abdul Hamid bin Mahmud…Hadiir.3x.Anta wa bikaromatik.

 Wa Yaa Shohibal wilayah …hadir.3x. Anta wa bikaromatik.

Waa Yaa Quthbal Aqthoob …hadir.3x. Anta wa bikaromatik.

Waa Yaa Ghoutsaz-zaman…hadir.3x. Anta wa bikaromatik.

Waa Yaa Habiibanaa Shohibar-rotib Quthbil Irsyaad wa Ghoutsil ‘Ibaad wal bilaad Al-Habib ‘Abdullah bin Alwi bin Muhammad Al-Haddad…hadir.3x.Yaa Habiibi Anta wa bikaromatik.

Waa Yaa Shultonal Auliyaa-i Abu Sholih  Sayyidina Syaikh ‘Abdul Qodir Al-Jailanii…hadir.3x. Anta wa bikaromatik.

Waa Yaa Nabiyullah Khidir ‘Alaihis Salam…hadir.3x.Anta Bi mu’jizatika wa anta binniyyabati  Lil-Habibil A’dhoom Sayyidina Muhammad Sholallahu ‘Alaihi wa sallam bi da’waatikal mustajaabati ‘Indallah.

Inni Atawassalu bikum ilaa robbi fii haajatii……( sebutkan hajatmu ).Sarii’aan.7x. Bi ‘Idzzatillahi dzul Jalaali wal ikrom… Bisirril faatihah.41x

 

Catatan : Hajat itu bisa berupa apa saja. Misalnya mohon kesembuhan dari penyakit, mohon rezeqi yang seluasnya, mohon dibukakan persoalan yang samar dan lain sebagainya.

Bacalah tawasul ini dengan niat apa saja.Insya Allah dengan berkah para Waliyullah, semua persoalan yang kita hadapi akan bisa diselesaikan.

Mohon maaf jika ada kesalahan translet bahasa.Semoga bermanfaat. Jazakumulloh bi ahsanil jaza !

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM

Surat Qulhu Untuk Mengabulkan Hajat

28 Mei 2011

Ijazah  : KH.Ali Umar Toyyib Al-Palembani, Palembang Darussalam

Assalamu’alaikum wr,wb …..Bab berikut ini adalah faedah dari surat Al-Ikhlas. Banyak sekali manfaat surat ini. Hingga kebesaran surat ini menyamai / merupai pahala membaca Quran jika kita membacanya 3 kali ulang saja.Bahkan jika kita membacanya 100.000 kali bisa menghapus dosa yang telah kita lakukan.

Ada satu cara yang disusun para ulama salaf, sebuah metode untuk mencapai hajat dengan cara membaca surah ini sebanyak 1000 x.Ditambah dengan doa khusus.

Caranya  :

Sholat Hajat 2 Rakaat / Sholat Hajat Nabi Khidir. Ba’da  salam baca   :

Alfaatihah bil Qobuli wa tamaami kulli suulin  wa ma’muulin wa sholaahisy-sya’ni dhoohiron wa bathiinan dafi’atan likulli  syarrin  jaalibatan likulli khoiriin wash-sholahi wassuruuri wa ila hadrootir rasuuli Sayyidina Muhammadin Sholallahu ‘Alaihi wassalama, wa ila hadrooti khuddami Hadzihis suurotil “adhiimati Syekh Abdur Rohman wa Syekh Abdus Shomad wa Syekh  Abdul Wahiid. Bisirril Al-faatihah…….

Surat Ikhlas dibaca 1000x, dengan cara tiap mendapat bilangan 100 baca taukil dibawah ini 1x :

Allohumma inni as-aluka Yaa Wahiid Yaa Ahaad Yaa Fardhu Yaa Shomaad  ya man lam yattakhidz shoohibatan walaa waladan yaa man lam yalid walam yuulad walam yakun lahu kufuwan ahad.As-Aluka bihaqqi as-alukal ‘idhoomi wa anbiyaa-ikal kariimi antusakh-khirolii  khuddami Hadzihis suurotil “adhiimati ‘Abdaka Syekh Abdur Rohman wa Syekh Abdus Shomad wa Syekh  Abdul Wahiid yakuunuuna ‘auunan ‘alaa Qodhoo-i hawa-ijii…….( niatkan )….Al’ajal Al’ajal….. Al wahaa Al wahaa…… ‘As-saa’ah ‘As-saa’ah . Baarakalloh fiikum wa ‘alaikum wa Sholallahu ‘alaa Sayyidina Muhammadin wa ‘alaa alihi wa shohbihi wa sallam. 10x

=== Sempurna Wirid Qulhu ===

by, Ki Pangeran Sukamilung

DOSEN ILMU HIKMAH DAN TENAGA DALAM


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 747 pengikut lainnya.