GOTONG ROYONG


Gotong royong merupakan budaya interaksi sosial masyarakat Indonesia yang diwarisin secara turun-temurun. Gotong royong adalah bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu hasil positif yang didambakan. Biarpun gotong royong merupakan budaya warisan leluhur Bangsa Indonesia, tapi prinsip ini kayanya belum cukup menggema di nusantara deh. Oleh karena i…tu M. Nasroen mengangkat prinsip gotong royong bersama dengan musyawarah, pantun, Pancasila, hukum adat, ketuhanan, dan kekeluargaan sebagai dasar Filsafat Bangsa Indonesia. Mantep toh!

 

Baru-baru ini Bangsa Indonesia dilanda musibah alam. Tepatnya pada tanggal 30 September 2009 pukul 17.16 WIB, terjadi gempa bumi di wilayah Barat Daya Padang Pariaman Sumatera Barat dengan kekuatan 7,6 SR. Besoknya pas tanggal 1 Oktober 2009 pukul 09.00 WIB, gempa datang lagi di tanah Sumatera, tepatnya di wilayah tenggara Sungai Penuh, Jambi dengan kekuatan 7,0 SR. Hingga hari Sabtu (3/10) pukul 08.00 WIB, Pusdalops BNPB ngasih data jumlah korban meninggal akibat gempa di Sumatera Barat sebanyak 496 orang, 279 orang luka berat dan 2.530 orang luka ringan, serta 310 orang katanya ilang. ~_~” Sementara itu pengungsi yang udah didata di kota Padang sebanyak 329 orang yang berada di tiga titik.

 

Banyak amat orang yang terjun ke lokasi untuk ngasih bantuan. Semua terlibat secara aktif untuk membantu meringankan derita para korban gempa di Sumatera Barat. Meski bumi Indonesia bersedih karena gempa merusak kenyamanan hidup di Sumatera Barat, namun kita sebagai anak bangsa juga boleh berbangga karna melihat begitu banyak orang yang secara bersama turut bergotong-royong membangun kembali Sumatera Barat yang udah porak-poranda abis-abisan. Semua kalangan dari berbagai kelompok, ras, agama, daerah, ikut andil dalam aksi gotong royong ini. (*.*) Sungguh suatu prinsip bangsa yang patut dilestarikan.

 

Hal ini bisa menjadi sebuah pelajaran dan teladan bagi kita bersama. Di saat konflik SARA masih eksis di Indonesia, tapi nilai-nilai luhur dari warisan nenek moyang bangsa kita ternyata masih berkilau. Suatu panorama yang indah ketika kita bisa ngeliat banyak orang saling bergotong-royong dan saling bahu-membahu satu sama lain; untuk menolong orang-orang yang kesusahan.

 

Gotong royong merupakan salah satu kualitas utama bangsa kita. Dulu nenek moyang Bangsa Indonesia adalah masyarakat yang sejahtera. Mereka dikenal sebagai pelaut handal, dan sebagai masyarakat yang makmur dengan kekayaan alam yang melimpah-ruah. Namun seiring dengan perkembangan zaman, di mana hedonisme merebak dengan merata di seluruh penjuru negeri, semua orang mulai terdoktrinisasi untuk memprioritaskan diri sendiri. Jadi ini bikin prinsip gotong royong mulai luntur, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah metropolitan kaya Jakarta. Beda sama masyarakat di kota-kota besar, masyarakat di kota kecil maupun di desa, lebih bisa menjaga kemurnian gotong royong. Mungkin ini adalah salah satu contoh kasus di mana masyarakat di kota besar harus banyak belajar dari masyarakat di kota kecil.

 

Gotong royong membuat setiap orang melepaskan sifat egois. Gotong royong harus dilandasi dengan semangat kebersamaan dan kepercayaan. Masyarakat manapun yang melestarikan dan mengamalkan prinsip gotong royong pasti akan sejahtera. Coba bayangin deh kalo masyarakat di kota besar turut mempraktikkan gotong royong seoptimal mungkin. Bangsa Indonesia pasti bisa menjadi bangsa yang amat sejahtera. Dan bukannya itu yang kita semua inginkan. Ya toh?

 

Ayo tanamin prinsip ini di sanubari kita masing-masing, dan amalkan dalam setiap kesempatan di hidup kita. Ajak juga yah peran serta masyarakat untuk menggalakkan gotong royong sedini mungkin dan semaksimal mungkin. Kemajuan bangsa Indonesia telah di depan mata cuy. Tunggu apa lagi!

by, nugraha edy

About these ads

10 Tanggapan to “GOTONG ROYONG”

  1. Laskar Permadani Says:

    GOTONG ROYONG memang baguz om…ane oke

    tp seiring waktu/zaman berubah …lingkungan mengalami degradasi dlm segala aspek kehidupan….

    Yang haruz dijawab adalah bagaimana mengembalikan kesadaran2 nilai lokal/budaya seperti gotong royong ini ?

    Wlu sdh bnyk sekolah top,fakultas top,tp pendidikan msh ada di perut saja…

    Saya lbh senang bila sejak awal pendidikan formal ,tlh diberi kurikulum yg mengacu ke hal hal seperti.,gotong royong/kerja bakti,sedekah tuk fakir miskin,puasa senin kamis…sholat jama’ah,dll

    mengadopsi metode ponpes dr beberapa aspek dngn beberapa pembenahan…

    Semoga ada yg mewujudkan

    • satria bergitar Says:

      ya kang mas laskar permadani betul skali,,,,,,,,,,,, dngan biasa bersholat dimasjid, bermajelis zikir bersama dan berkumpul dngan orang2 sholeh insya allah akan ada rasa persaudaraan yg kuat dan nilai gotong royong yg secara otomatis akan terbangun dngan sendiriny dari masing2 individu. bgitulah kira2 mnurut saya solusinya. nuwun.

  2. m khozin Says:

    ass wb.
    mantap kl kt bs bergotong royong…dgn bgt segala sesuatu hal akan lbh mudah n ringan…

  3. siswanto Says:

    wah ini pelajaran PPKN ! ya pak ! tapi mantab tenan !! salam persaudaraan !

  4. siswanto Says:

    @ kisatria bergitar ! maju terus kampus samudra ilmu hikmah ! monggo di lanjut pak !!

  5. siswanto Says:

    amin ya robballamin ! q doa kan slalu pak !

Komentar Sobat KSIH

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 747 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: